Kejar Target Piala AFF U-19, Publik Desak Percepatan Revitalisasi Stadion Teladan Medan
Pecinta sepak bola Medan desak percepatan revitalisasi Stadion Teladan demi kejar target tuan rumah Piala AFF U-19 Juni 2026. -ANT-
SUMUT.DISWAY.ID – Progres revitalisasi Stadion Teladan Medan terus menjadi sorotan tajam publik seiring peluang besar Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menjadi tuan rumah Piala AFF U-19 atau ASEAN Boys' Championship pada Juni 2026 mendatang. Keberhasilan Medan dalam menghelat ajang internasional ini sangat bergantung pada ketepatan waktu perampungan stadion kebanggaan warga Kota Medan tersebut.
Pecinta sepak bola Kota Medan, Nata Simangunsong, menegaskan bahwa perampungan Stadion Teladan tidak boleh lagi mengalami keterlambatan. Momentum Piala AFF U-19 dinilai sebagai peluang emas untuk memajukan sepak bola Sumut, mengingat stadion yang sedang direvitalisasi ini mengacu pada standar FIFA.
"Harapan kita bulan Mei 2026 ini paling lama bisa selesai, karena kita mengejar Piala AFF U-19 di bulan Juni. Gelaran ini menjadi momentum kemajuan sepak bola Medan karena fasilitasnya sudah berstandar internasional," ujar Nata di Medan, Jumat (13/3).
Antisipasi Kegagalan Tuan Rumah
Publik mengkhawatirkan peluang emas menjadi tuan rumah akan sirna jika pembangunan kembali mengalami kendala atau molor dari jadwal semula. Mantan Ketua Umum SMeCK Hooligan tersebut menilai percepatan pembangunan merupakan harga mati agar kepercayaan PSSI dan masyarakat internasional terhadap Medan tetap terjaga
Nata juga menyoroti adanya perlambatan progres sejak kepemimpinan di Pemerintah Kota Medan beralih ke tangan Wali Kota Rico Waas. Menurutnya, ritme pembangunan harus kembali ditingkatkan demi mengejar tenggat waktu yang kian sempit sebelum ajang dimulai.
"Pergerakan pembangunan belakangan ini terasa melambat, sangat disayangkan. Padahal ini ajang besar, kapan lagi kita dipercaya jadi tuan rumah jika pembangunannya terus lambat," tambahnya.
Harapkan Intervensi Gubernur Sumut
Mengingat urgensi waktu yang tersisa, muncul dorongan agar Gubernur Sumut Bobby Nasution mengambil peran lebih besar atau bahkan mengambil alih koordinasi pembangunan guna menjamin penuntasan proyek tepat waktu. Sosok Gubernur dinilai memiliki pengaruh kuat di PSSI untuk memastikan ajang internasional bisa mendarat di Sumatera Utara.
Kepercayaan PSSI menarik Piala AFF U-19 ke Sumut dianggap tidak terlepas dari kerja keras Gubernur dan komunikasi intensif dengan Exco PSSI, Arya Sinulingga. Sebelumnya, koordinasi yang baik telah terbukti saat Timnas U-17 berhasil berlaga di Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU) pada Agustus 2025 lalu. Keberhasilan serupa kini diharapkan terulang di Stadion Teladan melalui sinergi percepatan pembangunan yang lebih taktis.
Sumber: