Bobby Nasution Geram! Tegaskan Standar Makan Bergizi Gratis di Sumut Tak Boleh Main-Main
Gubernur Sumut Bobby Nasution dukung penghentian 252 dapur gizi oleh BGN. Bobby tegaskan standar kesehatan program Makan Bergizi Gratis tak boleh dipermainkan.-IG-
SUMUT.DISWAY.ID - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengeluarkan peringatan keras terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Bobby menegaskan bahwa program nasional besutan Presiden Prabowo Subianto ini harus berjalan dengan standar kesehatan, keamanan pangan, dan sanitasi yang sangat ketat tanpa pengecekan yang asal-asalan.
Pernyataan tegas ini merespons langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang menghentikan sementara operasional 252 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumatera Utara. Langkah evaluasi total tersebut diambil setelah ditemukan adanya ketidaksesuaian standar pada sejumlah titik penyedia makanan.
"Kami mendukung penuh langkah BGN. Tujuannya jelas, memastikan kualitas makanan dan nutrisi yang anak-anak terima benar-benar sesuai standar yang ditetapkan," ujar Bobby Nasution saat memberikan keterangan di Medan, Kamis (12/3/2026).
Temuan Pelanggaran Sanitasi dan Administrasi
Berdasarkan hasil temuan BGN, ratusan dapur tersebut terpaksa berhenti beroperasi sementara karena gagal memenuhi persyaratan kesehatan maupun administrasi dasar. Masalah utama yang ditemukan adalah ketiadaan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta belum adanya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Ironisnya, beberapa dapur yang melanggar aturan tersebut tercatat sudah beroperasi selama lebih dari 30 hari. Bobby menilai kondisi ini sangat berisiko bagi kesehatan para pelajar sebagai penerima manfaat utama program MBG.
"Program prioritas Presiden tidak boleh dipermainkan. Dari tingkat mana pun, tidak boleh ada yang coba-coba main-main dengan program ini," tegas Gubernur Sumut tersebut.
SPPG Harus Lengkapi Sertifikasi
Bobby menginstruksikan seluruh pengelola dapur SPPG untuk segera berbenah. Menurutnya, kualitas hidangan tidak hanya bergantung pada rasa atau tampilan fisik semata, melainkan wajib memenuhi parameter gizi yang tepat serta proses pengolahan yang higienis.
Pihak pengelola dapur penyedia makanan kini wajib melengkapi seluruh persyaratan sanitasi dan administrasi sebelum mendapatkan izin operasional kembali. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen mengawal proses evaluasi ini agar program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan aman, sehat, dan memiliki dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Utara.
Sumber: