Meski Kunjungan Naik Saat Lebaran, Medan Zoo Masih Terjebak Krisis Finansial Akut
Kunjungan Medan Zoo meningkat selama libur Lebaran 2026, namun angka tersebut masih jauh di bawah periode sebelum pandemi akibat krisis finansial.-Foto:ANT-
SUMUT.DISWAY.ID – Destinasi wisata Medan Zoo mencatat kenaikan jumlah pengunjung selama masa libur Lebaran 2026 dibandingkan hari biasa. Meski demikian, angka kunjungan tersebut masih menunjukkan tren penurunan yang signifikan jika dibandingkan dengan periode emas sebelum pandemi melanda.
Manajemen Medan Zoo, Arfan, mengungkapkan bahwa jumlah wisatawan yang datang selama libur Idulfitri berkisar antara 200 hingga 500 orang per hari. Angka ini jauh melampaui kunjungan harian pada hari kerja yang sering kali tidak sampai 50 orang. Berdasarkan data internal, hari kedua lebaran menjadi puncak kunjungan dengan total 502 tiket terjual.
"Kalau hari biasa sangat sepi, hanya 20 sampai 30 orang per hari. Peningkatan saat lebaran memang ada, tapi kalau bandingkan dengan masa sebelum pandemi yang bisa mencapai 2.000 hingga 3.000 orang, penurunannya sangat drastis," ujar Arfan saat ditemui di lokasi, Selasa 24 Maret 2026.
Koleksi Satwa dan Fasilitas Memprihatinkan
Pihak manajemen mengakui bahwa krisis finansial yang berkepanjangan menjadi hambatan utama dalam mengelola kebun binatang milik Pemerintah Kota Medan tersebut. Keterbatasan dana membuat operasional terganggu, sehingga pihak pengelola tidak mampu menambah koleksi satwa baru maupun merenovasi fasilitas yang mulai rusak.
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean tiket yang cenderung lowong dan lahan parkir yang tidak terlalu padat. Beberapa pengunjung mengeluhkan kondisi infrastruktur yang kurang terawat. Rifka, salah satu pengunjung, menyayangkan banyaknya kandang yang kosong serta rute jalan yang mulai tertutup rumput liar.
"Banyak kandang yang tidak ada binatangnya. Kondisinya cukup memprihatinkan dan saya rasa perlu perhatian besar dari pemerintah setempat agar tempat wisata lokal ini tidak terbengkalai," tutur Rifka.
Upaya Promosi Belum Membuahkan Hasil
Manajemen Medan Zoo mengklaim telah melakukan berbagai upaya promosi, mulai dari menyasar sekolah-sekolah hingga kampanye di media sosial. Namun, rendahnya minat masyarakat disinyalir karena kondisi fasilitas yang belum mengalami pembaruan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Arfan berharap ada perubahan besar dalam skema pengelolaan agar Medan Zoo bisa kembali mandiri dan sejahtera. Revitalisasi fasilitas serta penambahan daya tarik satwa menjadi kunci utama untuk memulihkan minat warga Medan dan sekitarnya agar kembali mengunjungi kebun binatang bersejarah tersebut.
Sumber: