sumut.disway.id - Perjalanan Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam memperebutkan takhta juara Piala AFF U19 2026 akan segera dimulai. Skuad Garuda Muda dijadwalkan melakoni duel perdana yang krusial melawan kesebelasan Myanmar di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, pada Senin 1 Juni 2026 besok malam pukul 20.00 WIB.
Laga pembuka ini menjadi magnet utama yang paling dinantikan oleh para pencinta sepak bola di tanah air. Pasalnya, Stadion Utama Sumatera Utara bertindak sebagai markas utama untuk seluruh jalannya pertandingan di Grup A. Selain Indonesia dan Myanmar, kelompok ini juga dihuni oleh dua tim tangguh lainnya, yaitu Vietnam dan Timor Leste.
Sebelum laga Indonesia dimulai, roda kompetisi resmi Piala AFF U19 2026 akan berputar lebih dulu pada Senin sore. Panitia bakal menyajikan partai pembuka grup yang mempertemukan skuad Vietnam melawan Timor Leste pada pukul 16.00 WIB di arena yang sama. Turnamen berskala internasional ini total melibatkan 11 negara kawasan Asia Tenggara ditambah satu tim undangan, yakni Australia.
Kesiapan Infrastruktur dan Pembagian Venue Pertandingan
Panitia lokal bergerak cepat memastikan kesiapan tiga arena olahraga di Sumatera Utara yang ditunjuk untuk menggelar pertandingan. Selain Stadion Utama Sumatera Utara di Deli Serdang untuk Grup A, panitia juga menyiagakan Stadion Madya Atletik. Venue ini akan menjadi arena khusus untuk mementaskan persaingan sengit di Grup C yang diisi oleh tim Australia, Kamboja, dan Filipina.
Sementara itu, sorotan infrastruktur tertuju pada Stadion Teladan Medan yang diplot untuk menggelar laga-laga di Grup B bersama Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, memastikan bahwa kondisi rumput dan lapangan Stadion Teladan sebenarnya sudah laik pakai. Namun, fasilitas luar lapangan masih membutuhkan pembenahan intensif.
"Kalau lapangan sudah oke, tetapi infrastruktur pendukung, seperti toilet, akses, dan lainnya belum. Ini terkait masalah keamanan untuk penonton, bukan masalah lapangan," ujar Bobby seusai melakukan inspeksi langsung ke Stadion Teladan Medan, Sabtu. Pemprov Sumut menegaskan dukungannya secara penuh terhadap apa pun keputusan PSSI demi menjaga nama baik daerah di kancah internasional.
Dua Opsi Operasional untuk Stadion Teladan
Melihat adanya kendala pada fasilitas penunjang yang belum rampung sempurna, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Asprov PSSI Sumut, Arya Sinulingga, membeberkan formulasi darurat. Pihaknya kini menyiapkan dua opsi operasional terkait pemanfaatan Stadion Teladan selama turnamen bergulir agar standarisasi kompetisi tetap terjaga.
Pilihan pertama adalah menurunkan fungsi stadion legendaris tersebut murni hanya sebagai lokasi latihan resmi bagi tim-tim peserta. Sedangkan pilihan kedua, Stadion Teladan tetap menggelar pertandingan resmi Grup B, namun dengan syarat ketat tanpa dihadiri penonton di tribun.
"Sampai hari ini keputusannya belum ada. Ada dua opsi, serendah-rendahnya menjadi tempat latihan, dan kedua pertandingan tetapi tanpa penonton. Mungkin ada empat pertandingan," kata Arya menjelaskan.
Kendati situasi di Stadion Teladan masih dinamis, fokus utama publik besok malam dipastikan tetap tertuju pada Stadion Utama Sumatera Utara. Skuad Garuda Muda diharapkan mampu mengamankan poin penuh atas Myanmar demi memuluskan jalan menuju babak semifinal.