Bakar Semangat Pemuda di Jamda Sumut 2026, Bobby Nasution: Kalian Calon Pemimpin Masa Depan

Bakar Semangat Pemuda di Jamda Sumut 2026, Bobby Nasution: Kalian Calon Pemimpin Masa Depan

Gubernur Sumatera Utara Bobby bersama ribuan anggota Pramuka di Jambore Daerah XI Sibolangit.-Foto:IG@bobbynst-

sumut.disway.id – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menghabiskan waktu bersama ribuan peserta Jambore Daerah (Jamdasu) XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara Tahun 2026. Orang nomor satu di Sumut ini memilih bermalam di lokasi acara, Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu malam kemarin.

Pada kesempatan itu, Gubernur Bobby memimpin langsung Upacara Api Unggun. Prosesi ritual kepramukaan tersebut berjalan khidmat sebagai lambang komitmen persatuan, kerja sama, hingga dedikasi pengabdian masyarakat.

Bobby menyampaikan rasa syukurnya karena bisa membaur dalam rangkaian kegiatan besar ini bersama jajaran kepala daerah lain selaku pembina kepanduan tingkat wilayah. 

Dirinya memandang agenda ini sebagai momentum strategis berinteraksi langsung dengan calon pemegang tongkat estafet pembangunan daerah.

Ribuan remaja yang berkumpul di Sibolangit dinilai sebagai aset berharga yang akan meneruskan tampuk kepemimpinan nasional maupun daerah. Oleh sebab itu, aktivitas kepanduan memegang andil besar dalam menanamkan kepribadian kuat, sikap mandiri, serta kapasitas manajerial sejak dini.

Terkait prosesi pembakaran kayu, Bobby mengingatkan para peserta agar tidak melihat agenda tersebut sebagai formalitas belaka. Kobaran api malam itu harus dimaknai sebagai refleksi daya hidup serta rasa optimis yang wajib melekat pada sanubari tiap anggota aktif.

Gubernur berharap seluruh materi selama perkemahan mampu memperkaya wawasan sekaligus modal sosial para peserta. Apalagi, tantangan zaman saat ini kian kompleks bagi kelompok usia muda. 

"Jambore adalah ruang untuk membentuk karakter, melatih kemandirian, memperkuat kepemimpinan, serta menyiapkan generasi yang tangguh menghadapi tantangan, termasuk ancaman narkoba dan perkembangan era digital," ujar Bobby.

Kegiatan ini sekaligus membekali para remaja dalam menangkal bahaya peredaran narkotika serta menyikapi lompatan teknologi digital secara bijak.

Di luar agenda formal, pelaksanaan Jamdasu XI kali ini tampak dikemas dengan menyesuaikan tren generasi masa kini. Atmosfer perkemahan terlihat semarak lewat berbagai aktivitas kreatif dan ruang kolaborasi yang santai antar-kontingen.

Bobby membeberkan, antusiasme tinggi terlihat jelas saat anak-anak muda tersebut mengikuti ragam perlombaan modern hingga kegiatan ekonomi kreatif. Beberapa di antaranya meliputi kompetisi gim daring Mobile Legends (ML) sampai gelaran Market Day. 

Pada stan pasar tersebut, para peserta memamerkan aneka kuliner tradisional beserta produk kerajinan tangan hasil olahan UMKM lokal dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Utara.

Melalui variasi kegiatan tersebut, Jamdasu XI diharapkan sukses menjadi laboratorium pembelajaran interaktif untuk mempererat tali silaturahmi. Pembentukan mentalitas pemuda yang adaptif ini menjadi bagian dari persiapan menuju visi besar pembangunan wilayah yang kompetitif menyongsong Indonesia Emas 2045.

 

Sumber:

Berita Terkait