Bidik Sektor Film dan Pendidikan, Pemkot Medan Jajaki Kerja Sama dengan Prancis
Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin saat menerima kunjungan bilateral Duta Besar Prancis Fabien Penone di Medan.-ANT-
jogja.fin.co.id - Pemerintah Kota Medan membuka peluang kolaborasi internasional baru. Pemkot Medan menggelar pertemuan resmi dengan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, HE Fabien Penone, untuk membahas rencana kerja sama lintas sektor, Jumat (17/7/2026).
Pertemuan bilateral ini berfokus pada pengembangan sektor pendidikan, kebudayaan, industri perfilman, hingga ekonomi kreatif. Pemkot Medan menilai sektor-sektor tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama pihak Prancis.
Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin, menjelaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mengenalkan potensi lokal Medan ke kancah internasional. Pihaknya sengaja menawarkan sektor kreatif dan pendidikan sebagai poin utama kolaborasi.
"Kami membahas beberapa hal termasuk pengembangan pendidikan, kebudayaan hingga ekonomi kreatif," kata Zakiyuddin usai menerima kunjungan di Medan, Jumat.
Dalam diskusi tersebut, Zakiyuddin memaparkan karakteristik multikultural Kota Medan sebagai modal utama penjajakan ekonomi kreatif. Keberagaman suku dan budaya di ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini dinilai mampu menjadi daya tarik bagi industri perfilman dan pariwisata Prancis.
Pemkot Medan berharap penjajakan ini segera menghasilkan kesepakatan konkret. Salah satu poin yang paling dikejar oleh pemerintah daerah adalah program peningkatan mutu sumber daya manusia melalui jalur edukasi.
"Kami berharap kerja sama ini dapat diwujudkan melalui pertukaran pelajar, pengembangan pendidikan, promosi budaya hingga memperkenalkan budaya Kota Medan dan Sumatera Utara," ujar Zakiyuddin.
Duta Besar Prancis untuk Indonesia, HE Fabien Penone, menyambut baik tawaran tersebut. Menurutnya, program ini sejalan dengan komitmen penguatan hubungan bilateral yang sebelumnya telah dibahas oleh presiden kedua negara. Pihak Prancis menempatkan pengembangan kapasitas manusia dan ekonomi sebagai prioritas.
"Kerja sama ini adalah prioritas utama kami. Kami ingin memperkuat hubungan di bidang ekonomi, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia," tutur Fabien.
Sumber: