Gubernur Bobby Nasution Tinjau Renovasi Stadion Teladan, Siap Jadi Venue AFF U-19

Senin 13-04-2026,07:00 WIB
Reporter : Tuahta Aldo Rachmansyah
Editor : Tuahta Aldo Rachmansyah

DISWAY.SUMUT.ID - Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, melakukan peninjauan progres pembangunan Stadion Teladan Medan.

Stadion megah yang juga menjadi ikon kota Medan ini, diproyeksikan menjadi salah satu lokasi pertandingan ajang AFF U-19 tahun 2026.

Dalam kunjungan, ia menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian stadion teladan agar dapat digunakan sesuai jadwal.

Turnamen AFF U-19 sendiri direncanakan berlangsung pada awal Juni 2026. Untuk mendukung perhelatan tersebut, beberapa stadion di Sumatera Utara telah disiapkan 

Lokasi yang kini dikebut persiapan, di antaranya Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan Medan, serta Stadion Mini Dispora. 

Menurut Bobby, kondisi Stadion Utama Sumut sudah sepenuhnya siap digunakan. Sementara itu, Stadion Mini Dispora hanya memerlukan penyempurnaan fasilitas. 

Berbeda dengan keduanya, Stadion Teladan masih berada dalam tahap pembangunan yang membutuhkan perhatian lebih agar selesai tepat waktu.

Ia menjelaskan bahwa kualitas rumput stadion sebenarnya sudah cukup baik, meskipun masih perlu penyesuaian tingkat kelembapan karena proses pembangunan yang masih berlangsung.

“Rumput OK, hanya kering saja karena dalam masa pembangunan, masalah kelembapannya saja, estimasi dalam waktu 30 hari bisa bagus, bisa standar," ungkap Boby Nasution.

"Untuk fisik, ada dua ya, ada APBN ada APBD, yang APBN kita harapkan bisa segera selesai dan ini bisa rampung di bulan Mei,” sambungnya.

Diperkirakan, dalam waktu sekitar satu bulan, kondisi lapangan akan memenuhi standar yang diharapkan.

Untuk mempercepat proses pengerjaan, Bobby mendorong peningkatan jumlah tenaga kerja serta penerapan sistem kerja hingga tiga shift.

Keberadaan fasilitas pencahayaan stadion, memungkinkan aktivitas pembangunan tetap berjalan pada malam hari tanpa kendala berarti. 

“Kuncinya hanya di man power saja, saat ini dua shift, kalau perlu tiga shift. Ini kan ada lampu, biasanya kalau tiga shift itu main malam persoalannya lampu, ini kan stadion sudah ada lampu, jadi kalau tiga shift saya rasa tidak ada persoalan, hanya tinggal man power saja,” ucapnya.

Dengan berbagai upaya percepatan yang dilakukan, diharapkan seluruh infrastruktur yang disiapkan mampu memenuhi standar penyelenggaraan ajang internasional.

Kategori :