Mencekam! Bus Rombongan Sekolah Terjun ke Jurang di Toba, Begini Nasib 50 Penumpangnya
Kondisi bus sekolah yang terperosok ke jurang di Jalur Lintas Sumatera Desa Jangga Dolok Toba pasca kecelakaan tunggal.-Foto:IST-
SUMUT.DISWAY.ID – Sebuah insiden memilukan nyaris merenggut nyawa puluhan pelajar saat bus yang mereka tumpangi terjun bebas ke jurang di wilayah Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Peristiwa yang terjadi di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Jangga Dolok, Kecamatan Lumbanjulu ini menyisakan tanda tanya besar mengenai kondisi para penumpang yang berjumlah puluhan orang tersebut.
Kecelakaan tunggal ini berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB, Jumat (1/5/2026). Bus yang mengangkut rombongan besar tersebut mendadak hilang kendali sebelum akhirnya terperosok ke kedalaman belasan meter.
Detik-Detik Bus Hilang Kendali di Jalinsum
Bus yang dikemudikan oleh sopir berinisial LG ini melaju dari arah Parapat menuju Laguboti. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, bus membawa total 58 orang, yang terdiri dari siswa, guru, serta awak bus. Setibanya di lokasi kejadian yang dikenal memiliki kontur jalan menantang, bus kehilangan stabilitas secara mendadak.
Plt Kasi Humas Polres Toba, Ipda Khairudin, mengonfirmasi bahwa kendaraan tersebut menghantam batas jalan dan terjun ke jurang sedalam kurang lebih 15 meter. Guncangan hebat saat bus menghantam dasar jurang seketika memicu kepanikan luar biasa di dalam kabin.
"Sopir kehilangan kendali atas kendaraannya hingga masuk ke jurang sedalam 15 meter," ujar Khairudin saat memberikan keterangan resmi kepada media.
Kondisi Korban: Evakuasi Besar-besaran ke Rumah Sakit
Hingga saat ini, publik masih mengkhawatirkan kondisi para pelajar yang berada di dalam bus maut tersebut. Pihak kepolisian segera mengerahkan tim evakuasi untuk mengeluarkan seluruh penumpang dari dasar jurang. Berdasarkan data terkini, mayoritas penumpang mengalami dampak fisik akibat benturan keras tersebut.
Dari total 58 penumpang, sebanyak 50 orang dilaporkan mengalami cedera dan harus dilarikan ke fasilitas medis terdekat. Polisi merinci bahwa 43 korban kini menjalani perawatan intensif di RSUD Porsea, sementara 7 orang lainnya mendapatkan penanganan di RSUD Parapat. Sisanya, sebanyak 8 orang, dinyatakan selamat tanpa luka fisik yang berarti.
"Sebanyak 43 orang berada di RSUD Porsea, 7 di RSUD Parapat, dan 8 orang dalam kondisi sehat tanpa luka," jelas Khairudin mengenai rincian kondisi korban.
Penyelidikan Penyebab Kecelakaan
Meski seluruh penumpang dilaporkan selamat dari maut, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti mengapa bus tersebut bisa hilang kendali. Faktor kelayakan kendaraan serta kondisi fisik pengemudi menjadi fokus utama dalam penyelidikan kali ini.
Saat ini, petugas tengah mengupayakan evakuasi badan bus dari dasar jurang menggunakan alat berat. Lokasi kejadian di Jalinsum Desa Jangga Dolok pun sempat mengalami kepadatan lalu lintas akibat proses penyelidikan dan evakuasi yang dilakukan pihak berwenang.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bagi para penyedia jasa transportasi rombongan sekolah untuk selalu memastikan kondisi armada dan kesiapan kru sebelum menempuh perjalanan di jalur ekstrem Sumatera Utara.
Sumber: