Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumut, Rudy Brando Hutabarat menambahkan, bahwa menjaga stabilitas harga pangan juga membutuhkan komitmen semua pihak.
"Pasar murah misalnya harus dilakukan di pasar tradisional, bukan di kantor kecamatan, kantor wali kota, karena dampaknya akan berbeda, kemudian tarif air, transportasi, distribusi juga perlu dikendalikan, jangan malah naik saat tekanan inflasi tinggi dan juga kita bersinergi dengan SPPG agar menunya tidak melulu telur, ayam, agar permintaan komoditi ini tidak meningkat,” kata Rudy Brando Hutabarat.
Beberapa rencana yang dibahas dalam pertemuan termasuk :
- Pasar murah rutin di pasar tradisional.
- Penambahan pasokan daging sapi/kerbau.
- Kerja sama dengan produsen ayam ras dan telur.
- Sistem early warning inflasi.