Enam Pejabat Pemprovsu Kompak Mengundurkan Diri, Bobby Nasution: Alhamdulillah Mereka Tahu Diri
Gubernur Sumut Bobby Nasution bereaksi keras terkait mundurnya enam pejabat Pemprovsu.-Foto:ANT-
SUMUT.DISWAY.ID - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, memberikan tanggapan menohok terkait pengunduran diri enam pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu). Meski masa kepemimpinannya belum genap satu tahun, Bobby menegaskan bahwa dinamika tersebut merupakan hal yang wajar dalam sebuah birokrasi, terutama bagi mereka yang merasa kinerjanya tidak maksimal.
Bobby menyatakan bahwa langkah mundur tersebut jauh lebih terhormat daripada tetap menjabat namun tidak memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. "Kalau kepala dinasnya buruk, mundur saja tidak apa-apa. Itu lebih bagus dibandingkan merasa paling benar tapi kinerjanya tidak ada," tegas Bobby saat memberikan keterangan kepada media di Medan, Senin (16/2/2026).
Bantah Isu Ekosistem Kepemimpinan yang Tak Sehat
Mantan Wali Kota Medan ini secara tegas membantah tudingan yang menyebutkan bahwa pengunduran diri massal tersebut akibat gaya kepemimpinannya yang keras. Menurutnya, setiap pejabat memiliki rapor penilaian masing-masing yang menjadi bahan evaluasi berkala. Ia memastikan bahwa mundurnya para pejabat tersebut murni karena faktor performa individu yang tidak memenuhi standar.
Bobby juga menantang pihak-pihak yang mencoba mempolitisasi kejadian ini. Ia mengaku siap membuka data hasil penilaian kinerja keenam pejabat tersebut jika diperlukan agar publik tahu fakta yang sebenarnya. "Nanti kami buka semua kinerja yang mundur ini seperti apa penilaiannya. Hampir semuanya buruk yang mengundurkan diri. Alhamdulillah, mereka tahu diri," tambahnya dengan nada menyindir.
Evaluasi Kinerja Jadi Harga Mati
Hingga berita ini tayang, identitas lengkap serta jabatan spesifik dari enam orang tersebut belum terungkap secara rinci ke publik. Namun, pernyataan keras dari orang nomor satu di Sumut ini mengirimkan pesan kuat kepada seluruh jajaran birokrasi di bawahnya agar tidak main-main dalam menjalankan tugas.
Bobby Nasution memang terkenal sebagai pemimpin yang mengedepankan hasil lapangan daripada sekadar laporan administratif. Baginya, evaluasi kinerja adalah dasar utama untuk menentukan apakah seorang pejabat layak dipertahankan atau tidak. Dinamika di Pemprov Sumut ini menjadi sinyal bahwa perombakan besar-besaran mungkin akan terus berlanjut demi mencapai target pembangunan yang telah direncanakan.
Sumber: