Rp7 Triliun Dana Sumut Melayang ke Luar Negeri, Bobby Semprot Layanan Rumah Sakit Lokal

Selasa 10-02-2026,19:14 WIB
Reporter : Lina Setiawati
Editor : Lina Setiawati

SUMUT.DISWAY.ID – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyoroti fenomena banyaknya warga Sumut yang lebih memilih berobat ke luar negeri ketimbang di daerah sendiri. Bobby mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa setiap tahunnya, masyarakat Sumatera Utara menghabiskan dana lebih dari Rp7 triliun untuk biaya pengobatan di mancanegara.

Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Seminar & Workshop Perumahsakitan yang digelar PERSI Wilayah Sumut di Medan, Selasa (10/2/2026). Bobby menegaskan bahwa kondisi ini adalah bentuk persaingan nyata. Ia meminta seluruh rumah sakit di Sumut segera membenahi tata kelola pelayanan agar kepercayaan masyarakat kembali pulih.

Tantangan Geografis dan KEK Kesehatan 

Posisi geografis Sumatera Utara yang bertetangga dekat dengan Malaysia dan Singapura menjadi tantangan tersendiri bagi industri kesehatan domestik. Untuk membendung arus pasien ke luar negeri, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut kini tengah mengakselerasi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan.

"Kita ingin rumah sakit memberikan pelayanan ekstra. Pasien harus merasa tenang dan nyaman sejak pertama kali menginjakkan kaki di RS. Itu yang utama," tegas Bobby. Melalui KEK Kesehatan, Bobby berharap Medan dan sekitarnya tidak hanya menjadi rujukan warga lokal, tetapi juga mampu menarik pasien dari mancanegara untuk berobat di Indonesia.

Instruksi Tegas: Jangan Tolak Pasien PBI 

Menanggapi isu viral terkait pencabutan status Penerima Bantuan Iuran (PBI), Gubernur Bobby memberikan instruksi keras kepada manajemen rumah sakit. Ia melarang keras adanya penolakan pasien hanya karena alasan biaya atau status kepesertaan jaminan kesehatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan adalah prioritas utama Pemprov Sumut demi mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

"Saya titipkan masyarakat saya agar diperlakukan dengan baik. Pelayanan harus terus membaik, jangan ada lagi alasan biaya untuk menolak pasien," tambah suami Kahiyang Ayu tersebut.

Dorong Implementasi AI di Rumah Sakit 

Sejalan dengan visi Gubernur, Ketua PERSI Wilayah Sumut, Syaiful Munawar Sitompul, menekankan pentingnya digitalisasi. Ia mendorong rumah sakit mulai memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk manajemen rekam medis agar lebih efisien dan akurat. Teknologi terbaru dan kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi poin penting yang didorong oleh Ketua Umum PERSI Pusat, Bambang Wibowo.

Acara ini juga dimeriahkan dengan Medan Hospital Expo yang memamerkan berbagai teknologi medis mutakhir. Bobby Nasution berharap kolaborasi antara teknologi tinggi dan pelayanan yang humanis dapat menghentikan aliran dana triliunan rupiah ke luar negeri dan menjadikan Sumatera Utara sebagai pusat kesehatan yang handal di masa depan.

Kategori :