Targetkan Pengungsi Kosong Sebelum Ramadan, Bobby Nasution dan Mendagri Resmikan Huntara di Tapsel

Targetkan Pengungsi Kosong Sebelum Ramadan, Bobby Nasution dan Mendagri Resmikan Huntara di Tapsel

Gubernur Bobby Nasution dan Mendagri Tito Karnavian meresmikan Huntara di Tapanuli Selatan. Bobby targetkan posko pengungsian kosong sebelum Ramadan 2026.-Foto:IG@bobbynst-

SUMUT.DISWAY.ID – Penanganan pascabencana di Sumatera Utara memasuki babak baru yang lebih manusiawi. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meresmikan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Desa Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, Kamis (5/2/2026).

Langkah ini merupakan komitmen nyata pemerintah untuk memastikan warga yang kehilangan tempat tinggal tidak berlama-lama di posko darurat. Peresmian Huntara ini mencakup warga terdampak dari tiga wilayah sekaligus, yakni Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara. Saat ini, warga mulai menempati hunian tersebut sembari menunggu pembangunan Hunian Tetap (Huntap) selesai seratus persen.

Skema Bantuan Perbaikan Rumah: Hingga 60 Juta Rupiah

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang juga menjabat Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, menegaskan bahwa pemerintah pusat telah mengucurkan anggaran dengan skema yang sangat spesifik. Skema bantuan perbaikan rumah masyarakat terbagi menjadi tiga kategori tingkat kerusakan.

Pemerintah memberikan bantuan senilai Rp15 juta untuk kategori rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp60 juta bagi rumah yang mengalami rusak berat. Bagi warga yang rumahnya hilang total, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian PKP akan membangunkan hunian tetap yang baru. Tito mengingatkan para kepala daerah agar melakukan validasi data secara ketat karena penggunaan uang negara harus tepat sasaran.

Bobby Nasution: Tak Boleh Ada Pengungsi Saat Idulfitri

Gubernur Bobby Nasution menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memberikan prioritas tertinggi bagi para korban bencana. Sejak akhir November 2025, Pemprov Sumut terus aktif bergerak meninjau lokasi pengungsian dan menyiapkan dukungan pendanaan serta lahan untuk pembangunan hunian permanen.

Target Bobby sangat jelas, yakni mengosongkan seluruh posko pengungsian paling lambat pada pekan ketiga Februari. Bobby ingin memastikan seluruh warga sudah berada di hunian yang layak sebelum memasuki bulan suci Ramadan dan hari raya Idulfitri. Bahkan, menantu Presiden ke-7 ini menyatakan siap menyewa hotel secara bulanan jika memang hunian yang tersedia belum mencukupi bagi warga untuk beribadah dengan nyaman.

 

Sumber:

Berita Terkait