DISWAY.SUMUT.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara, memastikan proyek penguatan tebing Sungai Batang Serangan di Kabupaten Langkat akan dimulai pada tahun 2026.
Langkah cepat ini menjadi upaya strategis untuk mengatasi abrasi, yang mulai mengancam bangunan dan permukiman warga di sepanjang sungai tersebut.
Proyek yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Daerah (PSD) bidang infrastruktur pengendalian banjir itu, mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp45 miliar dari APBD Provinsi Sumut.
“Untuk tahun 2026 ada kita tampung dana itu, Rp45 Miliar, salah satunya untuk menangani itu," ungkap Kepala Bidang Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Rizal Hasibuan.
Alokasi ini diputuskan setelah diskusi teknis dan disampaikan langsung Kepala Bidang Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Rizal Hasibuan, dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan.
Rizal menjelaskan, pembangunan fisik akan fokus pada konstruksi tanggul permanen sepanjang 800 meter di titik-titik kritis sungai.
"Ya itu tadi, kita harapkan di bulan tiga (Maret) kita sudah kontrak semua,” jelasnya.
Targetnya, kontrak konstruksi sudah rampung pada Maret 2026, sehingga pekerjaan bisa langsung berjalan.
Sebelumnya setelah banjir dan longsor melanda pada akhir November 2025, Pemprov Sumut telah menurunkan alat berat untuk membangun tanggul semi permanen sebagai penanganan sementara selama masa tanggap darurat.
"Sudah dibangun tanggul selama masa tanggap darurat, dibangun semi permanen, nah di tahun 2026 ini, kita bangun permanen yang sudah dianggarkan,” ucapnya.
Langkah ini dinilai efektif menahan laju abrasi, sebelum pengerjaan permanen dimulai.
Komitmen Gubernur Sumut Percepat Penanganan Banjir
Proyek ini mencerminkan komitmen Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam memperkuat infrastruktur tangguh bencana.
Gubernur bahkan meninjau lokasi Sungai Batang Serangan pada akhir 2025, untuk memastikan penanganan cepat dan tepat.
Selain proyek di Batang Serangan, Pemprov Sumut juga merencanakan sejumlah program serupa di daerah lain pada 2026. Beberapa di antaranya :
- Rehabilitasi Waduk Tanjungpura di Langkat.
- Penguatan tebing Sungai Aek Haidupan sepanjang 150 meter di Tapanuli Utara.
- Penguatan tebing Sungai Gomo sepanjang 100 meter di Nias Selatan.