Bobby Nasution Gaspol !! Seluruh OPD Sumut Diminta Percepat Program Prioritas 2026

Bobby Nasution Gaspol !! Seluruh OPD Sumut Diminta Percepat Program Prioritas 2026

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution-(Dokumen Istimewa)-

DISWAY.SUMUT.ID - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bergerak lebih cepat dalam merealisasikan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) serta Program Strategis Daerah (PSD).

"Apapun hasil rapat yang sudah kita laksanakan, realisasinya harus benar-benar terlaksana. Jangan cuma di atas kertas realisasinya, harus ada progres," ungkap Bobby Nasution usai memimpin Rapat.

Arahan tersebut diberikan agar seluruh program prioritas pemerintah daerah dapat berjalan sesuai target, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai wilayah Sumatera Utara.

Selain menekankan percepatan pelaksanaan program, Bobby juga mengingatkan pentingnya sinergi antarlembaga di lingkungan Pemprov Sumut

Menurutnya, koordinasi yang baik antar-OPD menjadi kunci agar setiap program dapat saling mendukung dan terlaksana secara efektif.

Berdasarkan data dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, hingga 1 April 2026 proses penginputan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) telah mencapai 100 persen. 

Nilai total Rencana Umum Pengadaan (RUP) tercatat sebesar Rp5,7 triliun, sementara alokasi belanja pengadaan mencapai Rp5,3 triliun.

Sementara itu, realisasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov Sumut telah mencakup 1.478 paket pekerjaan dengan nilai mencapai Rp1,8 triliun. 

Angka tersebut setara dengan 50,34 persen dari total target pengadaan, yang telah direncanakan.

Bobby Nasution juga meminta setiap OPD melakukan evaluasi secara berkala terhadap program yang sedang berjalan. 

Langkah ini dinilai penting, untuk memastikan seluruh kebijakan yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak positif dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Sejumlah program memiliki keterkaitan antarsektor, seperti pembangunan irigasi berhubungan langsung sektor pertanian. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi antar-OPD guna memastikan kebutuhan dan target program terpenuhi," jelasnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan seluruh perangkat daerah agar memanfaatkan sisa waktu pelaksanaan program secara maksimal. 

Meski percepatan menjadi fokus utama, kualitas hasil pekerjaan tetap harus dijaga sehingga seluruh program dapat diselesaikan dengan baik dan sesuai harapan.

Sumber: