Mengintip LHKPN Terbaru Bobby Nasution: Kekayaan Gubernur Sumut Tembus Rp 57,8 Miliar
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, --
SUMUT.DISWAY.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi merilis Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru milik Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, untuk periode tahun 2025. Data terbaru menunjukkan tren positif dalam pertumbuhan aset menantu mantan Presiden Joko Widodo tersebut sejak pertama kali terjun ke dunia politik pada tahun 2020.
Berdasarkan publikasi resmi pada laman e-LHKPN KPK yang diakses pada Selasa (5/5/2026), total kekayaan bersih Bobby Nasution kini menyentuh angka Rp 57.863.085.332. Angka ini mencerminkan kenaikan tipis sekitar Rp 21 juta dibandingkan pelaporan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp 57,84 miliar.
"Total harta kekayaan (II-III) mencapai Rp 57.863.085.332," tulis dokumen resmi KPK tersebut dalam rincian kalkulasi aset setelah dikurangi liabilitas.
Diversifikasi Aset: Properti dan Surat Berharga
Dominasi kekayaan Bobby Nasution masih bersumber dari sektor properti. Ia tercatat memiliki sembilan bidang tanah dan bangunan dengan nilai estimasi mencapai Rp 40,3 miliar. Aset tidak bergerak ini tersebar di beberapa lokasi strategis, mencakup wilayah Jakarta Selatan, Deli Serdang, Medan, hingga Surakarta.
Selain properti, Gubernur Sumatera Utara ini juga memiliki portofolio investasi yang kuat pada sektor surat berharga senilai Rp 10,5 miliar. Untuk menunjang mobilitasnya, Bobby melaporkan kepemilikan alat transportasi berupa lima unit mobil dan satu unit sepeda motor yang secara total bernilai Rp 1,1 miliar.
Dalam laporan tersebut, Bobby juga mencatatkan kepemilikan kas dan setara kas sebesar Rp 6,3 miliar. Meski memiliki tumpukan aset yang besar, ia tetap melaporkan kewajiban berupa utang senilai Rp 500 juta.
Rekam Jejak Kenaikan Harta Sejak 2020
Jika menilik ke belakang, grafik kekayaan Bobby Nasution menunjukkan konsistensi yang menarik. Saat pertama kali mencalonkan diri sebagai Wali Kota Medan pada tahun 2020, harta kekayaannya berada di angka Rp 54,8 miliar. Artinya, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, terdapat pertumbuhan aset sekitar Rp 3 miliar.
"Kami terus mendorong setiap penyelenggara negara untuk melaporkan asetnya secara jujur dan berkala sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat," ungkap perwakilan KPK dalam berbagai kesempatan sosialisasi LHKPN.
Berikut adalah rincian pertumbuhan harta Bobby Nasution dari tahun ke tahun:
Pencalonan Wali Kota Medan (2020): Rp 54.861.280.543
Wali Kota Medan (2021): Rp 55.931.599.513
Wali Kota Medan (2022): Rp 55.931.599.513
Wali Kota Medan (2023): Rp 57.552.729.408
Wali Kota Medan (2024): Rp 57.842.306.462
Sumber: