Dirut BPJS Kesehatan Ikut Senam Dahlan Iskan: Solusi Cegah Risiko Jantung dan Diabetes

Dirut BPJS Kesehatan Ikut Senam Dahlan Iskan: Solusi Cegah Risiko Jantung dan Diabetes

Dirut BPJS Kesehatan dr Pujo bersama Dahlan Iskan saat mengikuti senam pagi di Rumah Gadang Gebu Minang Surabaya.-Foto:disway.id-

SUMUT.DISWAY.ID – Aktivitas rutin Komunitas Senam Dahlan Iskan di Rumah Gadang Gebu Minang, Surabaya, terasa berbeda pada Minggu 10 Mei 2026 pagi. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn) Dr dr Prihati Pujowaskito, hadir langsung di tengah ratusan peserta untuk mengampanyekan pentingnya gaya hidup aktif bagi kesehatan nasional.

Tiba di lokasi sekitar pukul 05.45 WIB, pria yang akrab disapa Dokter Pujo tersebut langsung bergabung di barisan depan bersama Dahlan Iskan. Meski merupakan pengalaman pertamanya, purnawirawan jenderal bintang dua ini tampak sangat lincah mengikuti instruksi dari para pelatih profesional komunitas tersebut.

Dahlan Iskan sendiri memberikan apresiasi tinggi atas semangat yang ditunjukkan sang Dirut. "Satu jam penuh ikut senam dan cepat mengikuti gerakan. Ini karena beliau jenderal Kopassus," puji Dahlan di sela-sela kegiatan.

Dampak Medis Gerakan Fisik Teratur

Sebagai seorang dokter spesialis jantung, Dokter Pujo membedah manfaat medis di balik gerakan senam yang energik. Menurutnya, olahraga fisik seperti senam pagi mampu menjaga elastisitas otot dan fleksibilitas tubuh secara optimal. Hal ini secara langsung berdampak positif pada sistem kardiovaskular manusia.

"Gerakan fisik yang aktif secara otomatis mengurangi risiko serangan jantung karena otot jantung terlatih dan pembuluh darah tetap fleksibel," jelas Dokter Pujo.

Selain jantung, ia menekankan bahwa senam rutin merupakan "obat" alami untuk mengontrol kadar gula darah. Saat tubuh bergerak, otot membakar glukosa sebagai bahan bakar energi utama, sehingga risiko penyakit diabetes dapat ditekan secara signifikan.

Investasi Kesehatan Jangka Panjang

Dokter Pujo menganalogikan olahraga rutin sebagai tabungan yang hasilnya akan dirasakan dalam jangka waktu 5 hingga 10 tahun mendatang. Ia bahkan mendorong para pegawai BPJS Kesehatan di wilayah Jawa Timur untuk mulai bergabung dalam aktivitas komunitas serupa guna menjaga kebugaran fisik mereka.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga kembali mengingatkan filosofi gotong royong yang menjadi landasan BPJS Kesehatan. Namun, ia berharap masyarakat memiliki kualitas kesehatan prima di masa tua seperti yang dicontohkan oleh Dahlan Iskan.

Sebagai informasi, Komunitas Senam Dahlan Iskan yang hampir memasuki usia satu dekade ini telah berkembang pesat. Di Surabaya, kegiatan serupa rutin digelar di berbagai titik strategis seperti Royal Plaza, Laguna Plaza, hingga halaman kantor Harian Disway dengan anggota yang mencapai lebih dari 300 orang dari beragam latar belakang usia.

 

Sumber: