Dominasi Tanpa Gol, PSMS Medan Langsung Evaluasi Total Usai Tumbang di Kandang Persekat

Dominasi Tanpa Gol, PSMS Medan Langsung Evaluasi Total Usai Tumbang di Kandang Persekat

PSMS Medan telan pil pahit kalah 0-2 dari Persekat Tegal. Pelatih Eko Purdjianto soroti efektivitas lini depan jelang laga krusial lawan FC Bekasi City.-Foto: PSMS-

SUMUT.DISWAY.ID - PSMS Medan harus segera memutar otak dan melakukan evaluasi mendalam setelah memetik hasil minor dalam lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/2026. Skuad berjuluk Ayam Kinantan ini menelan kekalahan 0-2 saat bertandang ke markas Persekat Tegal di Stadion Tri Sanja, Sabtu (21/2).

Kekalahan ini menjadi alarm keras bagi anak asuh Eko Purdjianto. Meski secara statistik mampu menguasai jalannya pertandingan, PSMS gagal mencuri poin akibat buruknya penyelesaian akhir dan kelengahan di barisan pertahanan.

Kuasai Lini Tengah, Tumpul di Depan Gawang

Sejak peluit pertama berbunyi, PSMS Medan sebenarnya tampil menjanjikan dengan mengambil inisiatif serangan lebih awal. Distribusi bola dari lini tengah yang dikomandoi para pemain Ayam Kinantan berjalan cukup rapi dan terorganisir. Beberapa kali kombinasi permainan tim berhasil menembus jantung pertahanan Persekat dan menciptakan peluang emas.

Namun, penyakit lama kembali kambuh. Kurangnya ketenangan para penyerang dalam mengeksekusi peluang membuat sejumlah kesempatan terbuang percuma. Disiplinnya lini belakang Persekat Tegal juga menjadi tembok tebal yang sulit ditembus oleh barisan depan PSMS hingga laga berakhir.

Efisiensi Tuan Rumah Hancurkan Pertahanan Ayam Kinantan

Berbeda dengan PSMS, Persekat Tegal justru tampil sangat pragmatis. Meski minim peluang dan jarang mendominasi bola, tim tuan rumah mampu bermain efektif dengan memaksimalkan setiap celah di lini belakang PSMS.

Petaka bagi PSMS bermula pada menit ke-25. Akibat kelengahan koordinasi di luar kotak penalti, pemain Persekat bernama Atieda melepaskan sepakan keras menggunakan kaki kiri. Bola meluncur deras tanpa mampu diantisipasi oleh kiper senior PSMS, Reky Rahayu. Skor 1-0 untuk tuan rumah bertahan hingga turun minum meskipun PSMS terus mengurung pertahanan lawan.

Alihkan Fokus ke FC Bekasi City

Kekalahan ini memaksa tim pelatih untuk bekerja ekstra keras memperbaiki mentalitas dan efektivitas serangan. PSMS Medan kini tidak memiliki banyak waktu bersantai karena mereka harus segera bersiap menghadapi laga berat berikutnya melawan FC Bekasi City.

Laga kontra FC Bekasi City menjadi momen krusial bagi PSMS untuk membuktikan bahwa mereka masih layak bersaing di jalur promosi. Eko Purdjianto diharapkan mampu menemukan formula tepat agar dominasi permainan di lapangan hijau bisa dikonversikan menjadi pundi-pundi gol demi menjaga asa Ayam Kinantan naik kasta.

 

Sumber:

Berita Terkait