PSMS Medan Terkapar di Tegal, Laskar Ki Gede Sebayu Mengamuk di Trisanja
PSMS Medan harus gigit jari setelah tumbang 0-2 di tangan Persekat Tegal dalam lanjutan Championship 2025/2026.-Foto:IG@persekat-
SUMUT.DISWAY.ID – Ambisi PSMS Medan untuk mencuri poin penuh di kandang lawan harus kandas secara tragis. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu terpaksa mengakui keunggulan Persekat Tegal dengan skor telak 0-2 dalam laga lanjutan Championship 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Trisanja, Sabtu 21 Februari 2016 malam.
Dua gol kemenangan tuan rumah masing-masing lahir dari kaki Samsudin dan Arsyad Yusgiantoro. Kekalahan ini menjadi rapor merah bagi anak asuh PSMS yang tampil kurang klinis di depan gawang lawan sepanjang 90 menit pertandingan.
Dominasi Efektif Laskar Ki Gede Sebayu
Sejak peluit babak pertama berbunyi, Persekat Tegal langsung mengambil inisiatif serangan. Tim tuan rumah memanfaatkan lebar lapangan untuk membongkar pertahanan rapat PSMS Medan. Hasilnya, pada menit ke-26, Samsudin sukses memecah kebuntuan. Memanfaatkan kelengahan koordinasi lini belakang tim tamu, Samsudin melepaskan sepakan akurat yang gagal dihalau kiper PSMS. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, PSMS Medan mencoba mengubah strategi. Mereka lebih berani menekan dan menguasai lini tengah demi mencari gol penyeimbang. Namun, disiplinnya barisan pertahanan Laskar Ki Gede Sebayu membuat setiap peluang emas Ayam Kinantan mentah di tengah jalan.
Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang PSMS justru kembali bergetar pada menit ke-77. Kali ini, Arsyad Yusgiantoro yang menjadi mimpi buruk bagi PSMS. Ia berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang dan menceploskan bola untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Evaluasi Berat Ayam Kinantan
Statistik menunjukkan bahwa Persekat tampil jauh lebih efektif meskipun penguasaan bola terhitung berimbang. Efisiensi dalam penyelesaian akhir menjadi pembeda mencolok dalam laga malam itu. Sebaliknya, PSMS Medan menyia-nyiakan beberapa momen krusial yang seharusnya bisa menjadi gol.
Kemenangan ini mengamankan posisi Persekat Tegal dalam persaingan panas papan atas klasemen Championship Grup Barat. Meski belum mampu menggeser posisi puncak, tambahan tiga poin ini menjaga asa mereka menuju jalur promosi.
Bagi PSMS Medan, kekalahan ini merupakan pukulan telak yang memaksa mereka melakukan evaluasi total. Konsistensi lini depan dan fokus di sektor pertahanan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera tuntas sebelum laga berikutnya jika tak ingin terlempar dari persaingan Championship musim ini.
Sumber: