Polres Tanah Karo Gelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba 2026

Polres Tanah Karo Gelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba 2026

Polres Tanah Karo resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba 2026-(Dokumen Istimewa)-

DISWAY.SUMUT.ID - Polres Tanah Karo resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba 2026, sebagai langkah awal untuk menjamin keamanan, keselamatan, serta kelancaran lalu lintas.

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba 2026 ini dilakukan, menjelang persiapan perayaan Idul Fitri 1447 H tahun 2026.

Acara ini berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Tanah Karo pada Senin (2/2/2026) pukul 09.00 WIB. 

Operasi akan berlangsung 14 hari penuh terhitung sejak hari ini, sebagai fondasi sebelum digelarnya Operasi Ketupat Toba 2026 yang sering jadi momen puncak mobilitas masyarakat.

Apel dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Tanah Karo, Kompol Jonista Tarigan dan dihadiri tokoh Forkopimda Kabupaten Karo, unsur TNI, Dinas Perhubungan, Kejaksaan Negeri, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres.

Kapolda Sumut Tegaskan Prioritas Utama Kamseltibcarlantas

Amanat Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan yang dibacakan Kompol Jonista Tarigan, menyiratkan pesan jelas, masyarakat harus merasakan keamanan dan ketertiban yang nyata.

Kapolda menekankan bahwa jika masalah lalu lintas tidak mendapat respons strategis dan berkelanjutan, dampaknya bisa luas, mulai dari korban jiwa, kerugian materi, hingga gangguan sosial-ekonomi yang signifikan.

Pesan ini selaras dengan Dekade Aksi Keselamatan Jalan 2021–2030, yang menargetkan penurunan fatalitas kecelakaan sampai 50%.

Lima Pilar Utama Operasi

Operasi Keselamatan Toba 2026 fokus pada lima pilar penting :

  1. Manajemen keselamatan jalan.
  2. Jalan yang berkeselamatan.
  3. Kendaraan berkeselamatan.
  4. Perilaku pengguna jalan yang aman.
  5. Penanganan korban pasca kecelakaan.

Pemetaan titik rawan kecelakaan, pelanggaran dan kemacetan juga menjadi sorotan utama dalam operasi ini, agar potensi gangguan lalu lintas bisa dideteksi dan diatasi lebih cepat.

Kapolda Sumut juga meminta seluruh personel mengedepankan profesionalisme dan sikap humanis, dengan prinsip 3S yakni Senyum, Salam, Sapa kepada masyarakat.

Personel diminta menjauhi pelanggaran kode etik, pungutan liar, penyalahgunaan wewenang hingga sikap arogan dalam bertugas.

Sumber:

Berita Terkait