Wagub Sumut Ajak Warga dan Komunitas Bersih-Bersih di Kawasan Danau Toba
Wagub Sumut Ajak Warga dan Komunitas Bersih-Bersih di Kawasan Danau Toba-(Dokumen Istimewa)-
DISWAY.SUMUT.ID - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Surya, menjadi pusat perhatian saat memimpin aksi bersih massal (korve) sekaligus pencanangan Gerakan Indonesia ASRI di kawasan Pantai Bebas Parapat, Kabupaten Simalungun.
Gerakan ini menghadirkan semangat baru, dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat ekosistem destinasi wisata berkelas dunia seperti Danau Toba.
“Melalui aksi korve massal ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” ungkap Surya kepada wartawan.
Aksi yang diikuti oleh unsur Pemerintah Provinsi Sumut, pemerintah kabupaten/kota, TNI/Polri, komunitas, pelaku usaha, pelajar, dan warga sekitar ini fokus membersihkan sampah di sepanjang jalan protokol, garis pantai, area publik, dan fasilitas umum.
Tujuannya tidak hanya membuat lingkungan lebih bersih, tetapi juga menjadi media edukasi langsung bagi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah.
Surya menegaskan bahwa kebersihan kawasan wisata seperti Pantai Bebas Parapat bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat.
Ia berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi rutinitas yang terus dilakukan di berbagai wilayah Sumut, tidak hanya sebagai simbol belaka.
“Saya berharap para bupati dan wali kota se-Sumut agar menjadi pelopor gerakan korve di daerah masing-masing dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan melalui kolaborasi lintas sektor,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan ini juga merupakan langkah awal penerapan arahan Presiden Prabowo Subianto yang akan meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI sebagai inisiatif nasional untuk menciptakan Indonesia yang aman, sehat, bersih, dan indah.
“Tantangan ke depan adalah bagaimana kita mengubah perilaku masyarakat, baik di kawasan permukiman maupun destinasi wisata. Sampah yang tidak tertangani dapat mengganggu keberlanjutan daerah wisata,” ucapnya.
Dalam momentum itu, Surya juga mengajak para bupati dan wali kota se-Sumut untuk menjadi pelopor gerakan korve di daerah masing-masing, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan menanamkan budaya bersih di tengah masyarakat.
Di sisi lain, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menyambut baik gerakan tersebut.
Ia menyatakan, bahwa pencanangan Gerakan Indonesia ASRI menjadi motivasi bersama untuk memperkokoh komitmen menjaga kelestarian Danau Toba sebagai tujuan wisata unggulan nasional dan internasional.
Sebagai bentuk dukungan riil, Surya bersama pejabat daerah menyerahkan peralatan kebersihan, seperti tong sampah, sapu lidi, dan serokan sampah, serta bibit tanaman buah kepada pelajar, masyarakat, dan unsur TNI/Polri sebagai simbol awal munculnya budaya bersih.
Sumber: