Perombakan Dimulai !! PSMS Medan Lepas Ghozali, Kardinata, dan Ade Jantra
Foto logo PSMS Medan-(Dokumen Istimewa)-
SUMUT.DISWAY.ID - PSMS Medan kembali melakukan pergerakan strategis, jelang laga lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Klub berjuluk Ayam Kinantan itu secara resmi melepas tiga pemain dari skuat utama, setelah melalui proses evaluasi internal tim.
Berdasarkan informasi yang Disway.id dapat, tiga nama yang dicoret dari daftar pemain PSMS Medan adalah Ghozali, Kardinata Tarigan, dan Ade Jantra.
Keputusan melepas tiga tersebut diumumkan secara terbuka melalui akun Instagram resmi PSMS Medan, pada hari Selasa (13/1/2026).
Manajemen menyampaikan apresiasi atas kontribusinya selama membela PSMS Medan, sekaligus mendoakan yang terbaik untuk kelanjutan karier mereka selanjutnya.
Hasil Evaluasi Menyeluruh Tim Pelatih
Langkah melepas tiga pemain itu bukan keputusan mendadak, manajemen dan tim pelatih PSMS Medan melakukan evaluasi menyeluruh.
Langkah evaluasi itu dilakukan, untuk menyesuaikan komposisi tim menghadapi fase kompetisi yang semakin krusial.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto mengungkapkan, penilaian dilakukan berdasarkan performa pemain dalam beberapa pertandingan terakhir, termasuk aspek kesiapan fisik, mental, serta kontribusi di dalam tim.
“Kalau hasil evaluasi itu memang dari tim staf kepelatihan sebelumnya dan manajemen. Saya sendiri baru datang dan baru memimpin sekitar empat pertemuan. Jadi saya melihatnya berdasarkan performa, bukan hanya potensi. Potensi itu bisa untuk ke depan, tapi tanggung jawab saya sekarang ada di empat pertandingan yang krusial ini,” ungkap Eko kepada wartawan.
Fokus pada Pemain Siap Tempur
Menurut Eko, pemain yang tetap dipertahankan adalah mereka yang dinilai paling siap menghadapi tekanan kompetisi, baik dari sisi pengalaman maupun mental bertanding.
"Saya lihat pemain mana yang menurut saya siap, perform, dan punya pengalaman. Itu yang saya mainkan. Saya juga memberikan masukan kepada staf pelatih yang lain,” jelasnya.
Hasil penilaian keseluruhannya kemudian dibahas bersama staf kepelatihan, untuk menentukan langkah terbaik bagi tim kedepannya.
Sumber: