Volume Lalu Lintas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Melonjak 10,84 Persen
Sebanyak 184.778 kendaraan melintasi Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) selama periode Lebaran 2026.-ANT-
SUMUT.DISWAY.ID – Arus lalu lintas di ruas Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) mengalami kenaikan signifikan selama periode libur Lebaran 2026. Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT) mencatat sebanyak 184.778 kendaraan melintasi jalur tersebut dalam rentang waktu 11 hingga 21 Maret 2026.
Senior General Manager JNT Regional Division, Tyas Pramoda Wardhani, mengungkapkan bahwa volume lalu lintas di Tol MKTT meningkat sebesar 10,84 persen jika dibandingkan dengan kondisi normal. Peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat Sumatera Utara selama momentum Idulfitri 1447 Hijriah.
"Data menunjukkan volume kendaraan di Tol MKTT naik 10,84 persen dari hari biasa. Secara keseluruhan, empat ruas tol di bawah Regional Nusantara mencatatkan total 634.138 kendaraan pada periode yang sama," jelas Tyas dalam keterangan resminya, Minggu 22 Maret 2026.
Mobilitas Tinggi di Gerbang Tol Kualanamu
Gerbang Tol Kualanamu menjadi salah satu titik tersibuk selama periode libur panjang ini. Tercatat sebanyak 58.640 kendaraan keluar dari Bandara Kualanamu menuju jalan tol, atau mengalami kenaikan sebesar 12,79 persen. Sementara itu, kendaraan yang mengarah menuju Bandara Kualanamu mencapai 61.663 unit, naik 10,72 persen dibandingkan hari normal.
Lonjakan kendaraan ini sudah diantisipasi oleh pihak Jasa Marga melalui serangkaian persiapan matang. Guna mencegah antrean panjang di gerbang tol, pengelola telah menambah gardu operasi serta menyediakan perangkat mobile reader untuk mempercepat proses transaksi uang elektronik.
Optimalisasi Fasilitas dan Keamanan
Selain penguatan transaksi, JNT juga menambah titik pengisian saldo (top-up) uang elektronik di lokasi strategis. Dari sisi keamanan, perusahaan menyiagakan personel khusus untuk memantau titik-titik rawan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Sistem informasi dan komunikasi (Sisinfokom) juga telah disiapkan secara maksimal, termasuk pengoperasian 100 persen fungsi CCTV pada lajur utama maupun area antrean gerbang tol. Hal ini dilakukan agar petugas dapat mengambil keputusan cepat secara real-time jika terjadi kepadatan lalu lintas.
Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan untuk selalu memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum memasuki tol. Masyarakat juga diingatkan untuk memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo kartu uang elektronik guna menghindari kendala teknis yang dapat menghambat perjalanan di tengah arus balik yang masih berlangsung.
Sumber: