SUMUT.DISWAY.ID - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan bantuan untuk pembangunan rumah tahfiz dan perbaikan Taman Pendidikan Alquran (TPA) Raudhatul Athfal Ulumahuam di Desa Rintis, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). Bantuan tersebut disiapkan setelah warga menyampaikan langsung sejumlah persoalan yang mereka hadapi.
Dalam pertemuan dengan masyarakat pada Jumat (16/10/2026), warga mengungkapkan kondisi fasilitas pendidikan yang membutuhkan perbaikan. Selain itu, masyarakat juga meminta perhatian pemerintah terhadap kebutuhan bantuan bedah rumah bagi warga yang membutuhkan.
Bobby mengatakan, pemerintah provinsi akan membantu pembangunan rumah tahfiz yang diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp100 juta. Pemprov Sumut juga akan memperhatikan kondisi TPA Raudhatul Athfal Ulumahuam yang dinilai memerlukan perbaikan.
BACA JUGA:Pemprov Sumut Siapkan Taman Kehati 14 Hektare di Kwala Bekala, Target Rampung 2029
“Kita akan bantu pembangunan rumah tahfiz yang ada di sini, tadi katanya sekitar Rp100 juta, sama TPA juga yang kondisinya sudah cukup memprihatinkan, ini lembaga pendidikan perlu kita perhatikan,” kata Bobby di Desa Rintis.
Selain persoalan fasilitas pendidikan, Bobby meminta pemerintah setempat mempercepat pendataan calon penerima bantuan program bedah rumah. Ia menargetkan pendataan warga Desa Rintis dapat diselesaikan dalam waktu satu minggu agar pengajuan bantuan tidak terlambat.
“Satu minggu saya harap sudah siap, waktu kita tidak banyak lagi, ada 15 ribu kuota bedah rumah kita dari pusat, kalau tidak terpenuhi nanti dikurangin, jadi percepat pendataannya,” ujar Bobby di hadapan masyarakat.
Keluhan mengenai kondisi TPA disampaikan langsung oleh Ita, salah seorang pendidik di TPA Raudhatul Athfal Ulumahuam. Ia menjelaskan, bangunan tempat anak-anak belajar masih mengalami sejumlah kerusakan, terutama pada bagian atap yang kerap bocor ketika hujan.
Menurut Ita, kondisi lingkungan sekitar juga terkadang menimbulkan gangguan. Monyet yang jatuh dari pohon bahkan sesekali masuk ke ruang belajar. Sementara itu, fasilitas pendukung kegiatan belajar, seperti meja, papan tulis, dan alat musik, masih terbatas atau sudah rusak.
“Saya kadang menangis saat atapnya bocor, kasihan anak-anak Pak, kadang masuk monyet yang jatuh dari pohon, mereka juga tak punya alat musik dan mejanya udah pada rusak, Alhamdulillah Pak Gubernur mau bantu, terima kasih banyak Pak,” kata Ita.
Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Syahputra Simatupang menyambut baik perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap masyarakat Desa Rintis. Ia menyatakan pemerintah kabupaten siap berkolaborasi dengan Pemprov Sumut untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.
Fery berharap kerja sama antara pemerintah provinsi dan kabupaten dapat memperluas jangkauan bantuan serta mendorong pembangunan desa-desa di Labuhanbatu Selatan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur yang sudah memperhatikan warga kami, kami akan terus berkolaborasi agar lebih banyak desa lagi yang bisa kami bantu agar lebih berkembang,” ujarnya.
Rencana bantuan untuk rumah tahfiz dan TPA di Desa Rintis diharapkan dapat mendukung kegiatan pendidikan keagamaan bagi anak-anak. Sementara itu, percepatan pendataan bedah rumah menjadi langkah awal untuk memastikan calon penerima bantuan dapat diusulkan sesuai ketentuan program yang berlaku.