Kopi dengan Gula atau Tanpa Gula, Apa Bedanya bagi Tubuh?

Kopi dengan Gula atau Tanpa Gula, Apa Bedanya bagi Tubuh?

Kopi tanpa gula dan kopi manis memiliki perbedaan pada asupan gula dan kalori. Simak hal yang perlu diperhatikan saat minum kopi setiap hari.--Ilustrasi/AI

SUMUT.DISWAY.ID - Kopi menjadi salah satu minuman yang banyak dikonsumsi sehari-hari. Sebagian orang menyukai Kopi hitam tanpa tambahan apa pun, sedangkan sebagian lainnya lebih memilih Kopi dengan gula agar rasanya lebih manis.

Perbedaan keduanya bukan sekadar soal selera. Penambahan gula dapat meningkatkan asupan gula tambahan dan kalori dari secangkir kopi.

Lantas, apa perbedaan kopi dengan gula dan kopi tanpa gula bagi tubuh?

Kopi hitam tanpa gula tidak mendapatkan tambahan gula dari pemanis yang dimasukkan ke dalam minuman. Karena itu, kandungan kalorinya relatif rendah dibandingkan kopi yang diberi gula atau bahan tambahan lain.

Kopi juga mengandung kafein dan berbagai senyawa bioaktif. Sejumlah penelitian observasional menemukan hubungan antara konsumsi kopi dan beberapa indikator kesehatan. Namun, temuan tersebut tidak serta-merta membuktikan bahwa kopi secara langsung menyebabkan seseorang menjadi lebih sehat.

Oleh karena itu, jenis kopi, bahan tambahan, dan jumlah yang dikonsumsi perlu diperhatikan ketika membahas kebiasaan minum kopi.

BACA JUGA:Berapa Lama Kafein Bertahan di Tubuh Setelah Minum Kopi? Ini Penjelasannya

Perbedaan paling jelas antara kopi tanpa gula dan kopi manis terletak pada jumlah gula tambahan yang masuk ke tubuh. Semakin banyak gula yang ditambahkan, semakin besar pula asupan gula dari minuman tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar konsumsi gula bebas atau free sugars dibatasi hingga kurang dari 10 persen dari total asupan energi harian. Pengurangan hingga kurang dari 5 persen atau sekitar 25 gram per hari juga dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan.

Gula bebas mencakup gula yang ditambahkan ke makanan dan minuman oleh produsen, penjual, juru masak, maupun konsumen. Dengan demikian, gula pasir yang dimasukkan sendiri ke dalam secangkir kopi juga termasuk di dalamnya.

Meski demikian, bukan berarti semua kopi manis memiliki kandungan gula yang sama. Jumlah gula yang digunakan, ukuran sajian, serta bahan tambahan akan memengaruhi kandungan gula dan kalorinya.

Penambahan gula juga tidak otomatis meningkatkan kandungan kafein dalam kopi. Kandungan kafein lebih berkaitan dengan jenis biji kopi, metode penyeduhan, dan ukuran sajian.

Artinya, ketika seseorang beralih dari kopi tanpa gula ke kopi yang sangat manis, perubahan utamanya adalah bertambahnya gula dan energi dari minuman tersebut, bukan otomatis meningkatnya kadar kafein.

Hal ini patut diperhatikan apabila kopi manis dikonsumsi beberapa kali dalam sehari. Sedikit gula dan beberapa sendok gula tentu memberikan jumlah asupan yang berbeda.

Sumber: