Oatmeal juga termasuk menu yang praktis untuk sarapan. Oat dapat dimasak menggunakan air atau susu, kemudian ditambahkan pisang atau buah lainnya.
AHA menyebut oatmeal sebagai salah satu pilihan whole grain yang dapat disiapkan dengan cepat. Oatmeal juga bisa dikombinasikan dengan buah dan kacang tanpa perlu menambahkan banyak gula.
Untuk pilihan yang lebih sederhana, gunakan oatmeal tanpa tambahan gula kemudian tambahkan potongan pisang atau buah sesuai selera.
4. Tahu atau tempe dengan makanan pokok
Sarapan sehat tidak harus menggunakan daging atau bahan makanan yang mahal. Tahu dan tempe dapat menjadi sumber protein nabati yang mudah ditemukan dan bisa dikombinasikan dengan berbagai makanan pokok.
Tahu atau tempe dapat disajikan bersama nasi, ubi, jagung maupun sumber karbohidrat lainnya. Tambahkan sayuran agar menu menjadi lebih beragam.
Protein nabati seperti tahu, kacang-kacangan dan kelompok legum juga termasuk bagian dari pola makan sehat yang direkomendasikan AHA.
5. Pisang dengan sumber protein
Pisang praktis dikonsumsi dan mudah ditemukan. Namun, buah saja tidak harus menjadi satu-satunya komponen sarapan.
Pisang dapat dipadukan dengan sumber protein seperti telur, susu, yogurt atau kacang-kacangan. AHA juga memberikan contoh kombinasi buah dengan oatmeal, yogurt, sereal gandum utuh atau bahan makanan lainnya sebagai pilihan sarapan.
Selain memperhatikan bahan makanan, perencanaan juga dapat membantu membuat sarapan lebih hemat.
Membuat daftar belanja, memanfaatkan bahan yang sudah tersedia di rumah, memilih buah dan sayuran sesuai musim, serta menyiapkan sebagian bahan pada malam sebelumnya bisa membantu menghemat waktu dan pengeluaran.
AHA juga menyarankan perencanaan menu dan belanja sebagai salah satu cara untuk membantu memilih makanan sehat sekaligus mengendalikan pengeluaran. Bahan seperti oatmeal, whole grain, kacang-kacangan, buah dan sayuran dapat digunakan untuk berbagai menu sederhana.
Pada akhirnya, sarapan sehat tidak berarti harus menggunakan banyak bahan sekaligus. Yang terpenting adalah berusaha membuat menu yang beragam dengan mengombinasikan sumber karbohidrat, protein, serta buah atau sayuran sesuai kebutuhan.
Dengan bahan sederhana yang tersedia di rumah, sarapan tetap dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang tanpa harus membuat pengeluaran membengkak.