sumut.disway.id - Sebanyak 13 unit rumah warga di wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dilaporkan mengalami kerusakan. Kerusakan infrastruktur pemukiman tersebut terjadi akibat terjangan cuaca ekstrem yang melanda dua kabupaten/kota pada Selasa (16/6).
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumut mencatat dua wilayah terdampak tersebut adalah Kabupaten Deliserdang dan Kota Gunungsitoli.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, membenarkan peristiwa bencana alam tersebut. Berdasarkan data masuk ke posko utama, insiden angin kencang melanda wilayah tersebut secara bergantian.
"Laporan berkas dari Pusdalops Sumut menunjukkan bahwa cuaca ekstrem di dua kawasan tersebut berlangsung pada hari Selasa," kata Sri Wahyuni saat memberikan konfirmasi di Kota Medan, Rabu (17/6/2026).
Wilayah Deliserdang Terima Dampak Terparah
Pusdalops mengidentifikasi Kabupaten Deliserdang sebagai daerah yang menerima dampak kerusakan paling masif. Tercatat ada 12 unit rumah penduduk yang mengalami kerusakan dengan kategori rusak ringan.
Petugas lapangan melaporkan sebaran belasan rumah rusak tersebut berada di Kecamatan Patumbak. Secara rinci, dampak kerusakan melingkupi area pemukiman di Desa Sigara-Gara, Desa Marindal I, serta Desa Lantasan Lama.
Sementara itu, dampak cuaca ekstrem di Kota Gunungsitoli dilaporkan merusak satu unit bangunan rumah warga. Struktur bangunan yang berlokasi di Dusun I, Desa Onozitoli Sifaoroasi, Kecamatan Gunungsitoli tersebut mengalami kerusakan dengan kategori sedang.
Meskipun merusak belasan tempat tinggal warga, Pusdalops Sumut memastikan tidak ada laporan mengenai gelombang pengungsian dari lokasi kejadian. Petugas di lapangan juga mengonfirmasi bahwa korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa naas ini dipastikan nihil.
Sri Wahyuni menambahkan, jajaran pemerintah daerah setempat bersama sejumlah pemangku kepentingan terkait langsung bergerak melakukan upaya penanganan darurat di lapangan. Jajaran institusi BPBD Sumut sendiri terus mengintensifkan koordinasi taktis guna mempercepat pemulihan fisik pada lokasi-lokasi terdampak bencana.