Langkat dan Medan Dihantam Cuaca Ekstrem, BPBD Ungkap Dampak Kerusakan dan Banjir

Langkat dan Medan Dihantam Cuaca Ekstrem, BPBD Ungkap Dampak Kerusakan dan Banjir

sumut.disway.idCuaca ekstrem melanda dua wilayah di Sumatera Utara (Sumut), yakni Kota Medan dan Kabupaten Langkat pada Rabu, 3 Juni 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan rumah warga, sementara banjir di Langkat turut berdampak pada sektor pertanian.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumut mencatat dampak cuaca ekstrem tersebar di sejumlah titik dengan kerusakan yang masih dalam proses pendataan.

Berdasarkan laporan yang diterima di Medan pada Kamis, sedikitnya dua rumah mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem di wilayah Kota Medan. Kerusakan itu tercatat terjadi di Kecamatan Medan Sunggal dan Kecamatan Medan Sungai.

Sementara di Kabupaten Langkat, cuaca ekstrem menyebabkan satu unit rumah warga mengalami kerusakan di Kecamatan Stabat.

Tak hanya itu, Kabupaten Langkat juga dilaporkan terdampak banjir yang menyebabkan sekitar 130 hektare lahan pertanian terkena imbas genangan air.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan data yang diterima Pusdalops hingga saat ini masih bersifat sementara.

“Berdasarkan laporan, korban luka-luka, korban meninggal, jumlah pengungsi nihil,” ujar Sri Wahyuni Pancasilawati, Kamis.

Subjudul: BPBD Sumut Lakukan Koordinasi Penanganan

Sri Wahyuni yang akrab disapa Yuyun menyebut pemerintah daerah di masing-masing wilayah terdampak telah bergerak melakukan penanganan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Menurut dia, langkah penanganan difokuskan pada asesmen dampak, koordinasi lapangan, serta memastikan kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi.

“Pemerintah daerah bersama unsur terkait telah melakukan berbagai upaya penanganan terhadap kejadian bencana di wilayah terdampak,” katanya.

BPBD Sumut juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memantau perkembangan situasi, termasuk kemungkinan dampak lanjutan apabila intensitas hujan dan cuaca buruk masih terjadi.

Hingga laporan terakhir diterima, tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian tersebut. Namun, pendataan kerusakan rumah dan dampak terhadap pertanian masih terus dilakukan.

Sumber: