Pelatih Myanmar Akui Kena Mental di Deliserdang, Bobby Nasution Puji Magis Suporter Sumut

Selasa 02-06-2026,19:49 WIB
Reporter : Lina Setiawati
Editor : Lina Setiawati

sumut.disway.id - Tim Nasional Indonesia U-19 memetik poin penuh setelah melibas Myanmar tiga gol tanpa balas pada laga pembuka Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumut, Deliserdang, Senin, 1 Juni 2026. Kemenangan telak ini menjadi modal penting bagi Garuda Muda, mengingat Myanmar merupakan lawan tangguh yang merepotkan Indonesia pada partai final edisi sebelumnya.

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memuji langsung konsistensi permainan anak asuh pelatih Nova Arianto. Bobby memantau jalannya laga dari tribun VIP bersama sejumlah tokoh penting daerah.

"Penampilannya bagus, menang 3-0. Ini hasil yang sangat baik untuk timnas kita dan mudah-mudahan bisa tampil lebih baik lagi pada laga berikutnya," kata Bobby Nasution seusai pertandingan berakhir.

Dominasi Garuda Muda Gagalkan Misi Balas Dendam

Indonesia langsung memegang kendali permainan dan mengurung lini pertahanan tim tamu sejak peluit pertama berbunyi. Melalui skema serangan terukur, penyerang Arkhan Kaka berhasil memecah kebuntuan dan membawa tuan rumah memimpin 1-0 menjelang berakhirnya paruh pertama.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan Indonesia tidak mengendur. Pemain depan, Dimas, tampil menjadi bintang lapangan lewat sumbangan dua gol tambahan. Sepasang gol tersebut tercipta setelah memanfaatkan kelonggaran dan kesalahan fatal lini belakang Myanmar yang panik menahan gempuran konstan. Skor 3-0 mengunci keunggulan mutlak Indonesia hingga pertandingan usai.

Teror Mental dari Tribun Stadion Utama Sumut

Selain faktor taktis di lapangan, riuhnya dukungan penonton lokal memegang peran besar dalam meruntuhkan fokus bermain tim tamu. Bobby Nasution menggarisbawahi bahwa militansi ribuan suporter di stadion sukses memberikan dorongan psikologis ekstra bagi skuad merah putih.

"Atmosfernya luar biasa. Antusias masyarakat kita juga sangat luar biasa. Menurut saya, itu menjadi nilai tambah untuk membakar semangat Garuda Muda," tutur Bobby.

Efek kehebatan atmosfer stadion bentukan pendukung Indonesia tersebut mendapat pengakuan langsung dari juru taktik lawan. 

Pelatih Myanmar, Ryuji Sueoka, terang-terangan mengakui bahwa gemuruh dari tribun penonton mengganggu konsistensi anak asuhnya hingga gagal mengembangkan permainan terbaik mereka di lapangan.

"Saya rasa atmosfernya luar biasa. Itu mempengaruhi performa pemain kami, tetapi kami akan terus melakukan evaluasi agar penampilan pada pertandingan berikutnya bisa lebih baik," ujar Ryuji pasrah saat memberikan keterangan pers.

Sejumlah pejabat teras dan tokoh olahraga turut mendampingi gubernur menyaksikan pembantaian taktis tersebut. Di tribun VIP terlihat Wakil Gubernur Sumut Surya, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, Plt Ketua Asprov PSSI Sumut Arya Sinulingga, serta Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut juga ikut meramaikan barisan pendukung tuan rumah.

 

 

 

 

Kategori :