SUMUT.DISWAY.ID – Panitia pelaksana pertandingan Persiraja Banda Aceh memastikan duel bertajuk Derby Sumatera melawan PSMS Medan akhir pekan ini tidak akan dihadiri oleh penonton. Keputusan ini menyusul sanksi disiplin yang dijatuhkan oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI kepada klub berjuluk Lantak Laju tersebut.
Laga lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 ini dijadwalkan berlangsung di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, pada Sabtu (2/5) sore. Selain larangan kehadiran suporter, manajemen Persiraja juga wajib membayar denda administratif sebesar Rp 30 juta kepada federasi.
Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani, mengonfirmasi bahwa pihak klub telah menerima pemberitahuan resmi mengenai hukuman tersebut. "Kami sudah menerima salinan surat tersebut, dan tentu saja itu mengejutkan karena hukumannya terlalu berat," ungkap Rahmat pada Kamis (30/4/2026).
Penyebab Sanksi dan Pelanggaran Kode Disiplin
Berdasarkan dokumen resmi Komdis PSSI tertanggal 25 April 2026, Persiraja terbukti melanggar Kode Disiplin PSSI 2025. Pelanggaran serius tersebut dipicu oleh aksi penyerangan dan pemukulan terhadap perangkat pertandingan yang dilakukan oleh oknum suporter.
Insiden kekerasan itu pecah sesaat setelah pertandingan melawan Garudayaksa FC berakhir di Stadion H Dimurthala pada Minggu (19/4) lalu. Komdis menetapkan hukuman larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak satu kali saat Persiraja bertindak sebagai tuan rumah.
Hukuman ini berlaku seketika pada laga kandang terdekat, yang kebetulan mempertemukan Persiraja dengan sang rival, PSMS Medan. Pihak berwenang juga memperingatkan bahwa pengulangan aksi serupa dapat memicu sanksi yang jauh lebih berat bagi klub kebanggaan warga Aceh tersebut.
Manajemen Persiraja Putuskan Tidak Banding
Meski PSSI memberikan ruang bagi pihak klub untuk mengajukan banding sesuai ketentuan Kode Disiplin, manajemen Persiraja memilih untuk tidak mengambil langkah tersebut. Rahmat Djailani menjelaskan bahwa sempitnya waktu menjadi kendala utama bagi manajemen.
"Kita tidak melakukan banding lagi, karena jaraknya sangat dekat dari keputusan sanksi ke pertandingan terdekat," jelas Rahmat mengakhiri keterangannya.
Dengan demikian, jalannya pertandingan antara Persiraja Banda Aceh kontra PSMS Medan dipastikan akan berlangsung dalam suasana stadion yang tertutup bagi publik demi kepatuhan terhadap regulasi federasi.