Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain, PSMS Medan Takluk 0-1 di Markas Garudayaksa

Senin 13-04-2026,13:57 WIB
Reporter : Lina Setiawati
Editor : Lina Setiawati

SUMUT.DISWAY.ID – PSMS Medan harus pulang dengan tangan hampa setelah menyerah kalah 0-1 dari tuan rumah Garudayaksa dalam lanjutan laga krusial di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (20/4/2026). Hasil ini tergolong sangat mengecewakan bagi tim berjuluk Ayam Kinantan, mengingat mereka memiliki keunggulan jumlah pemain hampir di sepanjang pertandingan.

Petaka bagi PSMS bermula sejak awal laga ketika pemain Garudayaksa, Everton, berhasil menyarangkan bola ke gawang di menit ke-7. Meskipun Garudayaksa harus bermain dengan 10 orang sejak akhir babak pertama akibat kartu merah, PSMS gagal memanfaatkan situasi tersebut untuk mengejar ketertinggalan hingga peluit panjang berbunyi.

Lini Depan Kurang Klinis

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, tidak mampu menyembunyikan rasa kecewanya atas performa anak asuhnya. Ia menyoroti buruknya penyelesaian akhir lini depan yang membuang banyak peluang emas di depan gawang lawan.

"Kami sangat kecewa dengan hasil ini. Kami memiliki banyak peluang namun tidak satu pun yang berbuah gol. Bermain dengan keunggulan pemain seharusnya memudahkan kami, tapi kami tidak maksimal menggunakannya," ujar Eko dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.

Eko mengakui bahwa strategi bertahan total yang diterapkan Garudayaksa pasca-kartu merah menjadi tembok besar bagi timnya. Lawan menumpuk lima pemain di lini belakang dan hanya mengandalkan serangan balik cepat, yang justru menyulitkan Ayam Kinantan mengembangkan permainan.

Wajib Sapu Bersih Tiga Laga Sisa

Kekalahan ini menempatkan PSMS dalam posisi sulit untuk mengamankan tiket ke babak Championship Series Liga 2. Tim pelatih kini dihadapkan pada tugas berat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap koordinasi antarlini.

Eko Purdjianto menegaskan bahwa timnya tidak boleh lagi terpeleset dalam sisa kompetisi musim ini. Ia menargetkan poin penuh dalam tiga pertandingan terakhir guna menjaga asa tetap bersaing di papan atas.

"Kami harus menyapu bersih tiga laga sisa, yakni dua pertandingan kandang dan satu laga tandang. Tidak ada pilihan lain jika ingin tetap mengamankan posisi," tegas mantan pelatih Persis Solo tersebut.

Senada dengan pelatih, bek PSMS Jodi Kurniady menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter. Ia berkomitmen untuk segera berbenah dan meningkatkan performa di pertandingan mendatang demi meraih hasil maksimal bagi masyarakat Medan.

 

Kategori :