Kebakaran Hebat Gudang Ekspedisi di Medan Timur Baru Padam Setelah 12 Jam Berjuang
Ilustrasi Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan sedang menyemprotkan air ke arah kobaran api di gudang ekspedisi Jalan Jati.-Foto:Unsplash-
SUMUT.DISWAY.ID – Amukan si jago merah meluluhlantakkan sebuah gudang ekspedisi di Jalan Jati, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. Peristiwa yang bermula pada Minggu siang tersebut memaksa petugas pemadam kebakaran bekerja ekstra keras selama belasan jam guna memastikan api benar-benar padam dan tidak merembet ke area pemukiman warga.
Kepulan asap hitam pekat sempat membubung tinggi dan terlihat dari kejauhan, memicu kepanikan di kawasan padat tersebut. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan melaporkan bahwa proses pemadaman hingga pendinginan tuntas menghabiskan waktu sekitar 12 jam.
Kronologi dan Pengerahan Armada Gajah Merah
Laporan kebakaran pertama kali masuk pada Minggu (12/4/2026) siang. Petugas gabungan dari berbagai pos, mulai dari Mako 0.0 hingga Pos 6.0, tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 12.46 WIB. Sebanyak 11 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk melokalisir titik api agar tidak menjangkau rumah-rumah penduduk yang berada di sekitar gudang.
Ribuan paket milik pelanggan yang berada di dalam gudang terlihat hangus terbakar. Selain tumpukan paket logistik, api juga melahap sejumlah kontainer dan kendaraan bermotor yang terparkir di area operasional ekspedisi tersebut.
"Petugas langsung melakukan proses pemadaman saat tiba di lokasi. Kami mengerahkan sebanyak 11 unit armada gajah merah untuk menangani kebakaran besar ini," tulis akun resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Senin (13/4/2026).
Penyebab dan Dampak Kerugian
Operasi pemadaman berlangsung sangat alot hingga melewati tengah malam. Petugas baru menyatakan api benar-benar padam dan proses pendinginan selesai pada Senin dini hari, tepatnya pukul 00.50 WIB.
Berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan, petugas menduga kuat bahwa api berasal dari arus pendek listrik atau korsleting. Meskipun tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materil diperkirakan mencapai angka yang fantastis mengingat banyaknya aset kendaraan dan barang kiriman yang gagal terselamatkan.
Pihak kepolisian setempat kini sedang mendalami lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. Sementara itu, pihak pengelola ekspedisi belum memberikan pernyataan resmi terkait mekanisme ganti rugi terhadap paket-paket konsumen yang terdampak musibah ini.
Sumber: