SUMUT.DISWAY.ID – PSMS Medan menghadapi tantangan berat dalam upaya mempertahankan tren positif di kandang sendiri. Tim berjuluk Ayam Kinantan ini harus menerima kenyataan pahit dengan absennya sejumlah pilar utama di lini pertahanan jelang laga krusial melawan PSPS Pekanbaru dalam lanjutan babak Championship yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (28/3).
Krisis pemain bertahan ini dipicu oleh absennya tiga penggawa inti sekaligus. Erwin Gutawa dan Zikri Ferdiansyah dipastikan tidak bisa merumput akibat hukuman kartu merah yang mereka terima pada pertandingan sebelumnya. Sementara itu, bek sayap senior Saddam Hi Tenang masih harus menepi karena proses pemulihan cedera yang belum tuntas.
Eko Purdjianto Siapkan Strategi Alternatif
Pelatih kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengakui bahwa kehilangan banyak bek utama sekaligus memaksanya untuk memutar otak lebih keras. Namun, mantan asisten pelatih Timnas ini menegaskan bahwa timnya telah melakukan persiapan maksimal selama enam hari efektif pasca libur Lebaran.
"Ada beberapa pemain yang absen karena akumulasi kartu, terutama di sektor pertahanan. Kami sudah menyiapkan opsi pengganti, meski belum bisa saya ungkapkan sekarang. Intinya, siapa pun yang turun nanti harus siap bertarung habis-habisan," tegas Eko dalam sesi konferensi pers, Jumat (27/3).
Meski pincang di lini belakang, Eko tetap mengusung optimisme tinggi. Sejak ia memegang kendali kepelatihan, PSMS Medan tercatat belum terkalahkan saat bermain di Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU). Tuah stadion megah tersebut diharapkan kembali berpihak pada Ayam Kinantan untuk mengamankan poin penuh.
Misi Memutus Tren Imbang
Kesiapan mental juga disuarakan oleh penggawa PSMS, Nazar Nurzaidin. Ia menyatakan seluruh elemen tim berada dalam kondisi sehat dan siap bekerja keras demi meraih hasil terbaik di hadapan publik sendiri. "Persiapan berjalan sangat lancar. Kami sebagai pemain sangat optimistis untuk laga besok," ujarnya singkat.
Pertemuan antara PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru musim ini selalu menyajikan drama sengit. Dalam dua pertemuan sebelumnya, kedua tim selalu berbagi angka alias berakhir imbang. Pada putaran pertama di Pekanbaru, laga berakhir dramatis dengan skor 3-3, sementara pertemuan kedua di Medan ditutup dengan hasil 1-1.
Catatan tersebut memprediksi bahwa duel ketiga ini akan berlangsung jauh lebih panas. PSMS Medan butuh kemenangan untuk menjauh dari kejaran pesaing di papan klasemen, sementara PSPS Pekanbaru tentu datang dengan misi mencuri poin dari stadion yang dikenal angker bagi tim tamu tersebut.