SUMUT.DISWAY.ID – Arus kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, mengalami lonjakan drastis selama masa libur Lebaran 2026. Tingginya antusiasme masyarakat untuk berlibur di Pulau Samosir membuat ketersediaan kamar hotel hingga ribuan homestay di wilayah tersebut habis tak bersisa.
Kepala Dinas Pariwisata Samosir, Tetty Naibaho, mengungkapkan bahwa puncak keramaian terjadi sejak 18 Maret hingga 24 Maret 2026. Meskipun sebagian pemudik mulai melakukan perjalanan balik, namun titik-titik wisata strategis masih terpantau padat oleh pengunjung lokal maupun luar daerah.
"Kapasitas penginapan kami sudah terlampaui. Ratusan hotel dan ribuan homestay penuh total. Bahkan, saking membeludaknya, banyak wisatawan yang terpaksa tidur di area fasilitas publik seperti musala hingga halaman gereja," ujar Tetty saat dikonfirmasi, Selasa 24 Maret 2026.
Waterfront Pangururan Jadi Magnet Utama
Kawasan Waterfront Pangururan menjadi salah satu pusat konsentrasi massa paling padat. Tercatat, sebanyak 10 ribu orang memadati area tersebut dari pagi hingga sore hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 6.500 pengunjung rutin menyaksikan pertunjukan seni yang disuguhkan setiap harinya.
Selain Waterfront, sejumlah destinasi ikonik lainnya seperti Bukit Sibea-bea, Bukit Holbung, dan Pantai Batu Hoda juga diserbu wisatawan. Untuk mengatasi kekurangan tempat tidur, pihak Dinas Pariwisata bahkan harus mendampingi warga setempat agar bersedia membuka rumah pribadi mereka sebagai tempat menginap darurat bagi wisatawan yang terlunta-lunta.
Imbauan Kebersihan dan Keselamatan
Pemerintah Kabupaten Samosir sebenarnya telah mengeluarkan edaran bupati kepada para pelaku usaha wisata melalui berbagai asosiasi, termasuk PHRI dan HPI, guna memastikan standar pelayanan tetap terjaga. Namun, lonjakan massa yang melebihi prediksi tetap memberikan tantangan tersendiri bagi pengelola di lapangan.
Tetty mengimbau kepada seluruh wisatawan agar tetap menjaga ketertiban dan kebersihan di setiap objek wisata yang dikunjungi. "Kami sangat mengharapkan kesadaran pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, tetap berhati-hati saat berkendara di jalur Samosir agar selamat sampai di tujuan masing-masing," pungkasnya.