Sergai Punya Bus Damri, Akses ke Lubuk Pakam dan Amplas Makin Gampang

Kamis 15-01-2026,12:00 WIB
Reporter : Tuahta Aldo Rachmansyah
Editor : Tuahta Aldo Rachmansyah

DISWAY.SUMUT.ID - Masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), kini punya alternatif transportasi publik yang lebih nyaman dan ramah di kantong. 

Bus perintis Damri resmi beroperasi dan siap menunjang mobilitas warga, khususnya dari wilayah Dolok Masihul menuju sejumlah pusat aktivitas penting.

Layanan ini beroperasi dari Terminal Dolok Masihul dengan dua rute strategis, diantaranya sebagai berikut :

  • Dolok Masihul – Sei Rampah – Perbaungan.
  • Dolok Masihul – Lubuk Pakam – Terminal Amplas.

Kehadiran rute ini dinilai mampu memangkas waktu tempuh sekaligus menekan biaya perjalanan masyarakat, sehingga perjalanan jadi lebih mudah.

Peresmian operasional bus Damri dilakukan oleh Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya bersama Wakil Bupati Adlin Tambunan, ditandai dengan prosesi pengguntingan pita di Terminal Dolok Masihul, Rabu (14/1/2026).

Kepala Dinas Perhubungan Sergai, Gunawan Hasibuan menjelaskan, pengoperasian bus perintis ini difokuskan untuk memperluas akses transportasi publik.

“Bus perintis ini diharapkan memudahkan masyarakat bepergian dengan aman, nyaman, dan biaya terjangkau, baik untuk keperluan administrasi, pendidikan, maupun kegiatan ekonomi,” ungkap Gunawan kepada wartawan.

Fasilitas ini disisipkan bagi warga Dolok Masihul, yang selama ini bergantung kendaraan pribadi untuk menuju pusat pemerintahan maupun luar kabupaten.

Sementara itu Bupati Darma Wijaya menegaskan, bahwa kehadiran bus Damri merupakan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik di sektor transportasi. 

“Pemerintah memberikan subsidi ongkos agar layanan ini dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat,” ucap Darma Wijaya.

Menurutnya, transportasi yang terjangkau dan layak menjadi kunci dalam mendorong aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat.

Soal tarif, masyarakat tak perlu khawatir. Pelajar cukup membayar Rp3.000, sedangkan penumpang umum dikenakan tarif Rp10.000. 

Harga ini diharapkan dapat menarik minat warga, khususnya generasi muda, untuk mulai beralih ke angkutan umum yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Kategori :