Pemprov Sumut Minta 33 Kabupaten/Kota Terintegrasi Portal PASADA, Baru 14 Daerah Terhubung
Pemprov Sumut mendorong kabupaten/kota terintegrasi dengan PASADA untuk memperkuat data pembangunan dan memudahkan investor mengakses potensi daerah.--Dok. Pemprov SUMUT
SUMUT.DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong seluruh pemerintah kabupaten dan kota mempercepat integrasi data ke Portal Satu Data Provinsi Sumatera Utara (PASADA). Upaya ini dilakukan untuk memperkuat pengelolaan data pembangunan sekaligus memudahkan masyarakat dan calon investor memperoleh informasi mengenai potensi daerah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, mengatakan integrasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di daerah.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Pembinaan, Monitoring, dan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral serta Pemanfaatan Portal Satu Data di Aula Transparansi, Kantor Dinas Kominfo Sumut, Kamis (5/11/2026).
BACA JUGA:Pemprov Sumut Dukung Nias Sport Festival 2027, Olahraga Tradisional hingga Water Sport Disiapkan
Erwin menjelaskan, PASADA telah diluncurkan oleh Gubernur Sumut Bobby Nasution. Saat ini, data statistik sektoral tingkat provinsi sudah tersedia melalui portal tersebut.
Pemprov Sumut selanjutnya mendorong pemerintah kabupaten/kota agar aktif menginput dan mengintegrasikan data sektoral masing-masing. Dengan begitu, informasi pembangunan dari berbagai wilayah dapat dihimpun dalam satu sistem yang saling terhubung.
Hingga saat ini, sebanyak 14 kabupaten/kota telah terhubung dengan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP). Keterhubungan tersebut memungkinkan daerah-daerah itu melakukan integrasi dengan PASADA.
Ke-14 daerah tersebut terdiri atas Kabupaten Langkat, Karo, Dairi, Serdang, Simalungun, Asahan, Mandailing Natal, Batubara, Labuhanbatu Utara, dan Nias Utara. Sementara dari wilayah perkotaan terdapat Kota Medan, Pematangsiantar, Padangsidimpuan, serta Gunungsitoli.
Erwin berharap pemerintah daerah meningkatkan kapasitas penyelenggaraan statistik sektoral sesuai standar yang berlaku. Kesiapan infrastruktur, keterhubungan dengan SPLP, serta sumber daya manusia yang mengelola portal data juga perlu diperkuat.
"Kami berharap kabupaten/kota meningkatkan pemahaman dan kapasitas penyelenggaraan statistik sektoral sesuai standar dan ketentuan, memperkuat kolaborasi antara BPS, Dinas Kominfo provinsi, dan Dinas Kominfo kabupaten/kota, memastikan kesiapan infrastruktur keterhubungan dengan SPLP serta sumber daya manusia pengelola portal data daerah, dan menggunakan portal PASADA secara berkelanjutan," kata Erwin.
Menurutnya, PASADA tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan data pemerintahan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan investasi di Sumatera Utara.
Melalui portal tersebut, calon investor dapat mengakses berbagai informasi yang dibutuhkan sebelum menentukan peluang usaha di suatu wilayah. Data mengenai pertumbuhan ekonomi hingga tingkat pendidikan masyarakat menjadi contoh informasi yang dapat dimanfaatkan.
"Misal ada investor dari luar daerah, misalnya yang berminat di sektor pariwisata, ia dapat langsung mengakses data pertumbuhan ekonomi dan tingkat pendidikan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, melalui akun dan laman yang disediakan," ujarnya.
Karena itu, Pemprov Sumut menilai integrasi data antardaerah perlu terus diperkuat. Kolaborasi antara Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Kominfo provinsi, dan Dinas Kominfo kabupaten/kota juga diperlukan agar data yang disajikan memiliki standar dan kualitas yang baik.
Sumber: