Bobby Nasution Luncurkan 33 Bus Gratis untuk 1.008 Pelajar di Lima Kabupaten Sumut

Bobby Nasution Luncurkan 33 Bus Gratis untuk 1.008 Pelajar di Lima Kabupaten Sumut

Bobby Nasution meluncurkan 33 bus perintis gratis di lima kabupaten Sumut untuk mempermudah akses sekolah dan meningkatkan keselamatan pelajar.--Dok. Pemprov SUMUT

SUMUT.DISWAY.ID - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meluncurkan operasional 33 unit bus perintis gratis untuk pelajar di lima kabupaten. Program ini bertujuan mempermudah akses transportasi menuju sekolah sekaligus meningkatkan keselamatan siswa, khususnya yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan angkutan umum.

Peluncuran berlangsung di SMA Negeri 1 Pulau Rakyat, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026). Sebanyak 33 unit kendaraan dialokasikan untuk Kabupaten Asahan, Batubara, Padanglawas Utara (Paluta), Samosir, dan Nias Utara. Program ini diprioritaskan bagi pelajar yang tinggal di kawasan pedesaan, kepulauan, serta daerah yang memiliki keterbatasan akses transportasi umum.

Bobby Nasution mengatakan, program bus perintis gratis merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memperluas aksesibilitas transportasi bagi pelajar.

BACA JUGA:Pemprov Sumut Buka Ruang Kritik soal Pelayanan Publik, Delapan MPP Sudah Beroperasi

“Kita harapkan program ini dapat membantu pelajar, khususnya yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan transportasi umum, agar lebih mudah menjangkau sekolah tanpa terbebani biaya perjalanan,” ujarnya.

Menurut Bobby, pendidikan merupakan salah satu prioritas pembangunan yang perlu didukung dengan akses dan infrastruktur memadai. Ketersediaan transportasi yang aman menjadi bagian penting agar siswa dapat menjangkau sekolah tanpa harus menghadapi kendala perjalanan yang berat.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar menjaga perilaku selama menggunakan bus, bersikap sopan, serta mematuhi aturan keselamatan selama perjalanan menuju maupun dari sekolah.

Bobby menyebutkan, kendaraan yang dioperasikan telah dilengkapi kamera pengawas atau CCTV untuk membantu pemantauan perjalanan pelajar.

"Bus yang dioperasikan telah dilengkapi kamera pengawas atau CCTV. Anak-anak kita terpantau dari keberangkatan hingga kembali ke rumah. Kami minta pelajar turut menjaga fasilitas dan bersikap sopan selama menggunakan layanan," katanya.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi atas peluncuran layanan bus perintis gratis tersebut. Ia berharap program ini dapat membantu siswa yang tinggal jauh dari sekolah sekaligus meringankan beban transportasi keluarga.

Menurut Taufik, Kabupaten Asahan memperoleh enam unit kendaraan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang perjalanan siswa dari sejumlah desa yang selama ini harus menempuh jarak sekitar 25 hingga 29 kilometer untuk mencapai sekolah.

Sebagian pelajar, kata dia, masih mengandalkan sepeda motor untuk menempuh perjalanan tersebut. Kehadiran angkutan gratis diharapkan menjadi alternatif yang lebih aman bagi mereka.

“Kami bersyukur Asahan mendapatkan enam unit angkutan untuk pelajar. Ini sangat membantu anak-anak sekolah, terutama yang tinggal jauh dari sekolah. Mudah-mudahan program ini membawa kebaikan dan meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.

Taufik juga mengapresiasi dukungan pembangunan infrastruktur jalan di Asahan. Ia berharap peningkatan akses jalan yang disertai penyediaan angkutan pelajar dapat memperlancar mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan pendidikan maupun pengangkutan hasil pertanian.

Sumber: