Pemprov Sumut Percepat Program Bedah Rumah, Sasar 15.011 Unit Sepanjang 2026

Pemprov Sumut Percepat Program Bedah Rumah, Sasar 15.011 Unit Sepanjang 2026

Sumut mendapat alokasi 15.011 unit bedah rumah pada 2026, naik 657 persen dibandingkan 2025. Pemprov mempercepat pendataan dan verifikasi.--Dok. Pemprov SUMUT

SUMUT.DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mempercepat realisasi program bedah rumah dengan alokasi 15.011 unit pada 2026. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan bantuan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat terealisasi secara optimal.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Timur Tumanggor, mengatakan program bedah rumah tersebut merupakan bagian dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dilaksanakan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PKP atas tambahan alokasi bantuan yang diberikan kepada Sumut. Pemprov selanjutnya akan berkoordinasi dengan dinas yang membidangi perumahan dan kawasan permukiman di setiap kabupaten/kota untuk mempercepat pelaksanaan program.

BACA JUGA:Pemerintah Targetkan 919 Huntap di Sumut Rampung 31 Desember 2026

Hal itu disampaikan Timur saat menerima kunjungan Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, di ruang kerja Sekda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (9/10/2026).

"Kami akan segera berkoordinasi dengan Perkim kabupaten/kota. Program bedah rumah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas bagi Sumut," kata Timur.

Sementara itu, Sri Haryati menjelaskan bahwa Sumut memperoleh alokasi 15.011 unit bedah rumah pada 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 3.411 unit di kawasan permukiman, 4.505 unit di wilayah perkotaan, dan 7.065 unit di pedesaan.

Alokasi tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, Sumut hanya memperoleh 1.982 unit. Dengan demikian, jumlah bantuan pada 2026 bertambah 13.029 unit atau meningkat sekitar 657 persen.

"Pada tahun 2025 Sumut mendapat alokasi program bedah rumah 1.982 unit. Naik 13.029 unit atau 657 persen tahun 2026," ujar Sri Haryati.

Berdasarkan data Kementerian PKP, sebanyak 9.068 unit dari total alokasi 15.011 unit telah memasuki proses pendataan dan verifikasi. Sementara itu, unit lainnya masih membutuhkan dukungan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota agar proses pelaksanaan dapat dipercepat.

Sri Haryati mengatakan kunjungannya ke Sumut bertujuan memastikan program tersebut berjalan sesuai rencana. Kementerian PKP juga akan melakukan pemantauan langsung ke sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Kabupaten Deli Serdang, dan Kota Medan.

"Kehadiran saya di sini untuk memastikan terlaksananya program itu. Kami akan turun langsung ke daerah seperti Sergai, Deliserdang, dan Kota Medan untuk memonitor terlaksananya program itu," katanya.

Dalam program BSPS tersebut, setiap penerima bantuan memperoleh dana sebesar Rp20 juta. Dana itu dialokasikan sebesar Rp17,5 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tukang.

Selain membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperbaiki kondisi rumah agar lebih layak huni, program bedah rumah diharapkan turut mendorong aktivitas ekonomi masyarakat dan membuka peluang kerja bagi tenaga konstruksi lokal.

Sumber: