Wagub Sumut Surya Dorong Transformasi Sekolah Kristen, Tekankan Kolaborasi

Wagub Sumut Surya Dorong Transformasi Sekolah Kristen, Tekankan Kolaborasi

Wagub Sumut Surya mendorong kolaborasi dan transformasi sekolah Kristen untuk meningkatkan mutu pendidikan serta melahirkan SDM unggul.--Dok. Pemprov SUMUT

SUMUT.DISWAY.ID - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya mendorong kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kualitas pendidikan dan mempercepat transformasi sekolah Kristen di Indonesia. Sinergi tersebut dinilai penting untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing.

Hal itu disampaikan Surya saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Majelis Pendidikan Kristen (MPK) di Indonesia di Sopo Partungkoan, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, jajaran MPK Indonesia, MPK Wilayah Sumatera Utara–Aceh, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, serta peserta Rakernas dari berbagai daerah.

BACA JUGA:Kabut Asap Selimuti Sumut, Sekolah di Medan Terapkan PJJ hingga 21 Oktober 2026

Dalam sambutannya, Surya menyampaikan salam hormat dan apresiasi Gubernur Sumut Bobby Nasution kepada keluarga besar MPK di Indonesia. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena Bobby belum dapat menghadiri kegiatan secara langsung.

Surya berharap Rakernas V MPK menghasilkan keputusan konkret yang dapat mendukung kemajuan pendidikan Kristen, khususnya di Sumatera Utara.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, saya menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta Rakernas V MPK di Indonesia. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan kehormatan bagi masyarakat Sumatera Utara, khususnya masyarakat Tapanuli Utara,” ujar Surya.

Menurutnya, Rakernas menjadi forum penting untuk mengevaluasi program kerja, menyelaraskan arah kebijakan, dan merumuskan rencana kegiatan MPK untuk 2027. Karena itu, ia meminta seluruh peserta memanfaatkan forum tersebut untuk bertukar gagasan secara terbuka dan konstruktif.

Pembahasan diharapkan menghasilkan program yang sesuai dengan kebutuhan sekolah-sekolah Kristen di berbagai daerah.

Rakernas V MPK mengusung tema “Fructus in Altum: Transformasi Sekolah Kristen”. Surya menilai tema tersebut relevan dengan tantangan pendidikan saat ini, ketika sekolah dituntut terus berinovasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menegaskan, transformasi sekolah Kristen perlu diarahkan pada peningkatan mutu pembelajaran, penguatan tata kelola, pengembangan kompetensi guru, serta kemampuan beradaptasi dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Meski demikian, Surya mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh pencapaian akademik. Pendidikan juga harus membentuk generasi yang memiliki integritas, kepedulian sosial, nilai moral dan spiritual, serta kemampuan hidup berdampingan dalam keberagaman.

Dalam hal ini, sekolah Kristen dinilai memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membentuk generasi muda yang beriman, berkarakter, mandiri, dan berdaya saing.

“Nilai-nilai Kristiani yang ditanamkan dalam proses pendidikan diharapkan tercermin dalam kejujuran, kasih kepada sesama, tanggung jawab, kedisiplinan dan semangat melayani,” jelasnya.

Sumber: