Dinsos Sumut Salurkan Bantuan Pascabencana kepada 13.702 KPM

Dinsos Sumut Salurkan Bantuan Pascabencana kepada 13.702 KPM

Dinsos Sumut mencatat bantuan pascabencana telah disalurkan kepada 13.702 KPM melalui program hunian, jaminan hidup, dan stimulan ekonomi.--Dok. Pemprov SUMUT

SUMUT.DISWAY.ID - Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat bantuan pascabencana telah disalurkan kepada 13.702 keluarga penerima manfaat (KPM) di berbagai daerah. Bantuan tersebut mencakup program hunian, jaminan hidup, dan stimulan ekonomi.

Untuk program bantuan hunian dan jaminan hidup, masing-masing dialokasikan anggaran sebesar Rp45,084 miliar. Sementara itu, program stimulan ekonomi mendapat alokasi Rp75,14 miliar dengan realisasi penyaluran mencapai Rp68,51 miliar.

Kepala Dinas Sosial Sumut Ady Putra menyampaikan capaian tersebut dalam temu pers yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (2/9/2026).

BACA JUGA:Pemko Medan Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Realisasi Capai 16,70 Persen

“Sebagian besar kabupaten/kota sudah tuntas terealisasi,” kata Ady.

Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi daerah dengan alokasi bantuan terbesar. Untuk bantuan hunian dan jaminan hidup, daerah tersebut mendapat alokasi Rp27,618 miliar bagi 9.206 KPM.

Dari jumlah tersebut, realisasi penyaluran mencapai Rp27,201 miliar kepada 9.067 KPM atau sekitar 98,49 persen. Sementara pada program stimulan ekonomi, Tapanuli Tengah memperoleh alokasi Rp46,03 miliar dengan realisasi Rp45,335 miliar.

Di Kabupaten Langkat, bantuan hunian dan jaminan hidup dialokasikan sebesar Rp3,88 miliar untuk 1.296 KPM. Hingga saat ini, realisasi penyaluran mencapai Rp3,85 miliar kepada 1.286 KPM.

Program stimulan ekonomi di Langkat juga mencatat realisasi Rp6,43 miliar dari total alokasi Rp6,48 miliar.

Sementara itu, di Kota Sibolga, bantuan hunian dan jaminan hidup telah tersalurkan sebesar Rp1,08 miliar dari alokasi Rp1,10 miliar. Bantuan tersebut telah diterima 367 KPM.

Untuk program stimulan ekonomi, realisasi penyaluran di Sibolga mencapai Rp1,81 miliar dari alokasi Rp1,83 miliar.

Adapun di Kabupaten Tapanuli Utara, realisasi bantuan hunian dan jaminan hidup tercatat Rp1,08 miliar dari alokasi Rp1,30 miliar. Sebanyak 361 KPM telah menerima bantuan tersebut.

Pada program stimulan ekonomi, Tapanuli Utara mencatat realisasi Rp1,80 miliar dari alokasi Rp2,17 miliar untuk 361 KPM yang sama.

Sumber: