Wagub Surya Minta OPD dan BUMD Sumut Bergerak Bersama Kejar Target PAD 2026
Wagub Sumut Surya meminta OPD dan BUMD mempercepat optimalisasi PAD 2026. Hingga 22 September, PAD terealisasi Rp4,1 triliun.--Dok. Pemprov SUMUT
SUMUT.DISWAY.ID - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menyatukan langkah untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Semester II 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong pencapaian target penerimaan sekaligus menjaga kinerja keuangan daerah sesuai target yang telah ditetapkan.
Hal itu disampaikan Surya saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Akselerasi Percepatan Target Realisasi PAD Semester II 2026 di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (23/9/2026).
BACA JUGA:Pemkab Toba Salurkan 741 Ton Bantuan Beras untuk 24.713 KK
“Dalam optimalisasi pendapatan ini, kita harus satu bahasa dan satu langkah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Terutama kepada 15 OPD dan BUMD,” ujar Surya.
Untuk mempercepat pencapaian target, Pemprov Sumut telah membentuk Tim Optimalisasi Penerimaan Retribusi Daerah. Berdasarkan keputusan gubernur, Surya bertindak sebagai ketua tim, Sekretaris Daerah sebagai sekretaris, sedangkan Kepala Badan Pendapatan Daerah menjadi koordinator.
Tim teknis tersebut melibatkan Bappelitbang, BKAD, Inspektorat, dan Biro Hukum. Surya meminta seluruh unsur terkait hadir dalam evaluasi agar kendala dalam pencapaian target penerimaan dapat segera ditindaklanjuti.
Dalam rapat tersebut, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sumut Timur Tumanggor memaparkan realisasi anggaran hingga 22 September 2026.
Total pendapatan daerah tercatat mencapai Rp8,9 triliun atau 69,8 persen dari target Rp12,8 triliun. Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang berada di angka 59,06 persen.
Sementara itu, PAD Sumut telah terealisasi 59,15 persen atau sekitar Rp4,1 triliun dari target Rp6,9 triliun. Pendapatan transfer mencapai 82,66 persen atau Rp4,8 triliun dari target Rp5,8 triliun.
Untuk belanja daerah, realisasinya tercatat 51,8 persen dari pagu Rp12,8 triliun.
Dari sektor pajak daerah, target yang ditetapkan mencapai Rp6,2 triliun dengan realisasi Rp3,5 triliun atau 56,59 persen.
Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tercatat 51,23 persen, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 65 persen, sedangkan Pajak Air Permukaan mencapai Rp141 miliar dari target Rp147 miliar. Sementara itu, Pajak Rokok terealisasi 50 persen.
Pada sektor retribusi daerah, realisasi mencapai Rp165 miliar atau 67,96 persen dari target Rp243 miliar.
Sumber: