Dampak Cuaca Ekstrem di Medan Meluas, Jumlah Rumah Rusak Melonjak Jadi 307
Petugas BPBD Kota Medan mendata rumah warga yang rusak diterjang hujan dan angin kencang.-IG-
sumut.disway.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mencatat lonjakan jumlah kerusakan bangunan akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah setempat pada Selasa (18/8/2026) malam. Data terbaru menunjukkan angka rumah rusak bertambah signifikan menjadi 307 unit.
Kepala BPBD Kota Medan Yunita menjelaskan, peningkatan angka kerusakan terjadi setelah tim lapangan melakukan verifikasi serta pendataan susulan ke pemukiman warga terdampak.
"Sebelumnya rumah yang rusak sebanyak 170 unit. Data update per hari ini bertambah jadi 307 rumah," ujar Yunita di Medan, Jumat (21/8/2026).
Yunita merinci, tingkat kerusakan rumah warga didominasi kategori ringan. Sebanyak 271 unit tercatat mengalami rusak ringan, 22 unit rusak sedang, dan 11 unit bangunan mengalami rusak berat.
Dampak angin kencang yang disertai hujan deras tersebut meluas ke 18 kelurahan di sembilan kecamatan, meliputi Medan Sunggal, Medan Denai, Medan Amplas, Medan Barat, Medan Petisah, Medan Johor, Medan Perjuangan, Medan Timur, hingga Medan Helvetia.
Selain pemukiman penduduk, gelombang cuaca ekstrem turut merusak infrastruktur umum di sekitarnya.
"Dua fasilitas umum atau rumah ibadah dan satu sekolah juga terdampak," kata Yunita.
Pendataan Pengungsi dan Posko DaruratSecara keseluruhan, peristiwa naas ini berdampak pada sedikitnya 314 kepala keluarga (KK) atau mencakup 1.141 jiwa.
BPBD Kota Medan bersama instansi terkait bergerak mendirikan tenda posko darurat di sejumlah titik strategis. Langkah penanganan ini dilakukan guna menampung warga serta merampungkan pendataan pengungsi yang membutuhkan bantuan lanjutan.
Sumber: