Waspada Angin Kencang, BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi Empat Meter di Laut Sumut
Suasana ombak besar dan gelombang tinggi di perairan laut Sumatera Utara akibat cuaca buruk.-Unsplash-
sumut.disway.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau para nelayan serta pengelola jasa pelayaran untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga empat meter di sejumlah wilayah perairan Sumatera Utara. Cuaca buruk ini dipicu oleh peningkatan kecepatan angin di wilayah tersebut.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Christen Ordain Novena, menjelaskan gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter berpeluang menerjang Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Nias, serta perairan barat Kepulauan Batu.
"Kondisi tersebut berpotensi terjadi mulai 8 Agustus pagi hingga 10 Agustus pagi 2026," kata Christen di Medan, Jumat (7/8/2026).
Sementara itu, gelombang berkategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan timur Kepulauan Nias, perairan barat Sumatera Utara, dan area sekitar Kepulauan Batu.
Ancaman Suhu Laut dan Batas Aman Pelayaran
Pola angin di perairan Sumatera bagian utara bergerak dari tenggara menuju barat dengan kecepatan berkisar antara 4 hingga 30 knot. BMKG juga mendeteksi hangatnya suhu muka laut di Samudra Hindia barat Sumatera yang memicu penguapan tinggi dan mempercepat pembentukan awan hujan.
BMKG merinci ambang batas keselamatan pelayaran berdasarkan jenis armada:
Perahu Nelayan: Waspada jika kecepatan angin menyentuh 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Kapal Tongkang: Waspada pada kecepatan angin 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter.
Kapal Feri: Waspada jika kecepatan angin mencapai 21 knot dan ketinggian gelombang berada di angka 2,5 meter.
Seluruh pengguna moda transportasi laut diimbau memantau update cuaca maritim secara berkala dan tidak memaksakan berlayar saat kondisi cuaca memburuk.
Sumber: