Heboh MinyaKita Berbau Solar, Bulog Pastikan Belum Ada Temuan di Sumut
Foto ilustrasi Minyakita-(Dokumen Istimewa)-
DISWAY.SUMUT.ID - Isu dugaan minyak goreng MinyaKita yang disebut berbau solar, menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Meski kabar tersebut ramai beredar di sejumlah wilayah di Pulau Jawa, Perum Bulog memastikan hingga saat ini belum menemukan kasus serupa di wilayah Sumatera Utara.
Pimpinan Wilayah Bulog Sumatera Utara, Budi mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap produk MinyaKita yang beredar di pasaran.
"Yang pasti di Sumut tidak ada, aman semuanya. Kami sudah distribusi dari bulan Januari sampai hari ini itu total sudah hampir 20 juta liter tidak ada masalah," ungkap Pimwil Bulog Sumut Budi Cahyanto
Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan, belum ada laporan maupun temuan terkait minyak goreng yang berbau solar di daerah tersebut.
"Dari (kasus) ini kita lebih waspada lah. Memang harus sama-sama diawasi lah," lanjutnya.
Menurut Budi, Bulog bekerja sama dengan 18 perusahaan produsen MinyaKita.
Perusahaan-perusahaan tersebut memasok produk, baik untuk program bantuan pangan pemerintah maupun kebutuhan pasar komersial.
Ia menjelaskan, seluruh mitra produsen yang bekerja sama dengan Bulog berada dalam pengawasan ketat.
Pengawasan mencakup proses produksi, standar kebersihan, hingga kelengkapan perizinan, termasuk izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
"Kita selalu lihat kriteria dari pabrikan sendiri harus penuhi syarat terkait higienitas termasuk izin BPOM. Pencegahan kami di sini (Sumut) saya selalu lihat sertifikasi perusahaan yang bermitra dengan kami," ucapnya.
Bulog juga menegaskan, tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran yang dilakukan mitra produsen.
Apabila ditemukan adanya praktik kecurangan atau pelanggaran terhadap standar yang telah ditetapkan, perusahaan terkait akan dikenakan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kalau misalnya ada kejadian akan kami cek, uji lab dan akan kita ketahui kronologinya. Kalau sampai terjadi ya saya akan laporkan sendiri ke pihak berwajib. Ini masalah pangan masyarakat, tidak boleh main-main," tuturnya.
Sumber: