Gubernur Bobby Minta Blackout Sumatera Tak Terulang, PLN Diminta Perkuat Sistem Listrik
Gubernur Sumut Bobby Nasution saat menerima jajaran PLN membahas pemadaman listrik massal di Sumatera--
SUMUT.DISWAY.ID - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meminta PT PLN menjadikan insiden pemadaman listrik massal atau blackout di Pulau Sumatera sebagai evaluasi besar agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Permintaan itu disampaikan Bobby setelah menerima General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumut, Mundakhir Salman, di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (26/5/2026).
Menurut Bobby, gangguan listrik berskala besar yang berlangsung hingga dua hari telah menimbulkan persoalan di tengah masyarakat, mulai dari terganggunya aktivitas publik hingga layanan penting pemerintahan.
“Padamnya listrik di sebagian besar Sumatera menjadi pembelajaran penting bagi PLN,” tegas Bobby.
Kabel Tegangan Tinggi Putus Jadi Pemicu
Berdasarkan informasi yang diterima Pemerintah Provinsi Sumut, gangguan listrik dipicu oleh putusnya jaringan kabel listrik tegangan ekstra tinggi 275 kilovolt di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.
Insiden tersebut menyebabkan sistem kelistrikan Sumatera terganggu sejak Jumat (22/5/2026) pukul 18.44 WIB. Cuaca buruk disebut turut memperparah kondisi hingga memicu blackout di sejumlah wilayah.
PLN UID Sumut sebelumnya melakukan percepatan pemulihan jaringan. Dari total 540 penyulang terdampak, sebanyak 199 penyulang telah berhasil dinormalkan di wilayah Medan pada Sabtu (23/5/2026).
“Saya melihat apa yang terjadi kemarin dan apa penyebabnya. Kami sudah meminta antisipasi seluruh pemerintahan menggunakan genset, tetapi karena kejadiannya mendadak, tidak semua bisa ter-cover,” ujar Bobby.
Bobby Ingatkan Ketergantungan Masyarakat pada Listrik
Bobby menilai gangguan listrik massal harus menjadi perhatian serius, terutama saat pemerintah terus mendorong elektrifikasi di berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Ia menyoroti meningkatnya ketergantungan terhadap energi listrik, mulai dari penggunaan kompor listrik, kendaraan listrik, hingga transportasi umum berbasis listrik.
“Hari ini pemerintah mendorong semua serba listrik, mulai kompor, mobil, bahkan transportasi umum seperti bus juga sudah listrik. Karena itu, kami minta dukungan penuh agar tidak lagi terjadi blackout,” katanya.
Rumah Sakit dan Fasilitas Vital Jadi Perhatian
Selain berdampak pada masyarakat umum, Bobby juga menekankan pentingnya sistem cadangan listrik bagi layanan vital seperti rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang membutuhkan pasokan daya stabil.
Menurut dia, penguatan sistem kelistrikan perlu diprioritaskan, terlebih pemerintah pusat sebelumnya menyebut wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dalam kondisi surplus listrik.
Tak hanya itu, Pemprov Sumut juga meminta penguatan pasokan listrik di wilayah Nias melalui pembangunan pembangkit listrik baru agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
PLN Minta Maaf dan Siap Perkuat Pasokan
Sumber: