Sentil Kinerja Pejabat Tapteng, Bobby Nasution: Jangan Sok Paling Kerja Kalau Lambat!

Sentil Kinerja Pejabat Tapteng, Bobby Nasution: Jangan Sok Paling Kerja Kalau Lambat!

Ekspresi tegas Gubernur Sumut Bobby Nasution saat beradu argumen dengan pejabat lokal di lokasi proyek tanggul sungai Kecamatan Tukka.-Foto:IG@bobbynst-

SUMUT.DISWAY.ID – Ketegangan mewarnai kunjungan kerja Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, saat meninjau proyek infrastruktur di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Dalam cuplikan video yang beredar pada Selasa (14/4/2026), orang nomor satu di Sumut tersebut tampak meluapkan kemarahannya kepada seorang pejabat lokal yang diduga merupakan Camat Tukka, Yan Munzir Hutagalung.

Insiden ini terjadi di tengah guyuran hujan deras saat Bobby meninjau progres pembangunan tanggul sungai yang sempat meluap pada bencana banjir besar November 2025 silam. Meski didampingi Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, atmosfer di lokasi tetap memanas akibat adu argumen antara Gubernur dengan camat setempat.

Lambatnya Proses Pemulihan Pascabencana

Bobby Nasution menyoroti lambannya kinerja pemerintah daerah Tapteng dalam merespons penanganan pascabencana. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi telah berjuang keras mengalokasikan anggaran hingga puluhan triliun rupiah untuk pemulihan infrastruktur di seluruh wilayah Sumatera Utara, namun Tapteng dinilai menjadi daerah yang paling tertinggal.

"Orang perjuangin kalian sampai puluhan miliar, puluhan triliun, kau ngurus ini aja nggak bisa. Orang perjuangin kau lho," tegas Bobby dengan nada tinggi kepada Yan Munzir.

Ketegasan Bobby ini dipicu oleh sikap Yan Munzir yang sempat mendebat dengan alasan belum menerima perintah terkait penanganan teknis di lapangan. Hal tersebut dinilai sebagai bentuk ketidaksiapan birokrasi dalam melayani kepentingan masyarakat yang terdampak bencana.

Tapteng Jadi Daerah Paling Lamban

Dalam tinjauan lapangan tersebut, Bobby tidak ragu membandingkan kinerja Tapteng dengan daerah tetangga seperti Tapanuli Selatan (Tapsel). Ia meminta para pejabat di Tapteng untuk lebih proaktif dan tidak merasa sudah bekerja secara maksimal jika faktanya masyarakat masih mengeluhkan lambannya pembangunan fisik tanggul.

Berikut adalah beberapa poin kritikan tajam dari Gubernur Sumut:

Responsitas Rendah: Tapteng disebut sebagai daerah yang paling lambat dalam proses pemulihan infrastruktur dibandingkan wilayah lain di Sumut.

Manajemen Anggaran: Gubernur menyayangkan anggaran besar yang sudah dikucurkan tidak dibarengi dengan eksekusi lapangan yang cepat.

Sikap Pejabat: Bobby meminta pejabat lokal untuk tidak merasa paling bekerja (sok paling kerja) dan lebih fokus pada hasil yang dirasakan masyarakat.

Pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui kanal resminya menyebarkan momen ini sebagai bentuk transparansi pengawasan proyek strategis daerah. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi tambahan dari pihak Pemkab Tapteng terkait teguran keras dari Gubernur tersebut.

 

Sumber: