Erwin Gutawa Kena Sanksi 3 Laga, Manajemen PSMS Medan Pasrah Usai Ajukan Keringanan
Manajemen PSMS Medan terima putusan Komdis PSSI terkait sanksi Erwin Gutawa. Larangan bermain tiga laga dan denda Rp5 juta usai insiden lawan FC Bekasi City.-Foto:IG/@psms-
SUMUT.DISWAY.ID - Manajemen PSMS Medan akhirnya bersuara terkait sanksi berat yang menimpa salah satu pilar pertahanan mereka, Erwin Gutawa. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI resmi menjatuhkan hukuman larangan bermain sebanyak tiga pertandingan dan denda sebesar Rp5 juta kepada pemain kawakan tersebut.
Hukuman ini buntut dari tindakan tidak sportif yang dilakukan Erwin saat laga panas melawan FC Bekasi City beberapa waktu lalu. Erwin dianggap melakukan aksi pencekikan terhadap pemain lawan, Madon, dalam sebuah kemelut di lapangan yang berujung pada kartu merah langsung.
Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan, mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya sudah bergerak cepat mengirimkan surat permohonan keringanan sanksi sesaat setelah laga usai. Langkah ini diambil karena narasi di media sosial saat itu sangat menyudutkan pemain mereka.
"Kami sudah sampaikan semua bukti dan kronologi menurut versi kami ke Komdis. Hasilnya adalah sanksi tiga laga dan denda Rp5 juta. Bagi kami, ini sudah keputusan final yang harus dijalankan," ujar Fendi kepada awak media pada Rabu, 11 Maret 2026.
Hindari Hukuman yang Lebih Berat
Meskipun berat hati, manajemen tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut memilih untuk menerima keputusan Komdis. Fendi menilai, jika manajemen tidak proaktif menyurati PSSI, sanksi yang diterima Erwin Gutawa bisa saja jauh lebih panjang.
Ia membandingkan kasus ini dengan insiden pemain lain di liga yang mendapatkan hukuman lebih dari empat laga karena pelanggaran fisik yang serius. "Kami yakin kalau kemarin tidak segera bersurat, sanksinya bisa lebih dari tiga pertandingan. Kami terima saja walau sebenarnya berharap pemain lawan juga mendapatkan perhatian dari Komdis," tambahnya.
Opsi Lini Belakang Jelang Lawan PSPS
Kehilangan Erwin Gutawa menjadi tantangan besar bagi pelatih Eko Purdjianto. Pasalnya, lini pertahanan menjadi sektor krusial dalam ambisi PSMS Medan meraih poin di laga-laga berikutnya. Manajemen sepenuhnya menyerahkan urusan taktis dan pencarian pemain pengganti kepada tim pelatih.
Eko Purdjianto harus segera meramu strategi baru dan memilih bek tengah yang paling siap untuk mengisi kekosongan tersebut. PSMS Medan dijadwalkan akan melakoni laga krusial melawan PSPS Pekanbaru yang akan digelar di Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU) pada 28 Maret 2026 mendatang.
Waktu istirahat yang cukup panjang menjelang laga kontra PSPS diharapkan menjadi momen evaluasi bagi tim agar tetap tampil solid meski tanpa kehadiran Erwin Gutawa di barisan pertahanan.
Sumber: