Bobby Nasution Guyur Masjid Nurul Ikhwan Siantar Bantuan Rp350 Juta di Momen Safari Ramadan

Bobby Nasution Guyur Masjid Nurul Ikhwan Siantar Bantuan Rp350 Juta di Momen Safari Ramadan

Gubernur Sumut Bobby Nasution menyerahkan bantuan Rp350 juta untuk renovasi Masjid Nurul Ikhwan Pematangsiantar dalam rangkaian Safari Ramadan 2026.-Foto:IG@bobbynst-

SUMUT.DISWAY.ID – Suasana Ramadan di Kota Pematangsiantar terasa semakin bermakna dengan kehadiran Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam rangkaian Safari Ramadan pada Jumat (6/3/2026). Mengawali agendanya di Masjid Nurul Ikhwan, Jalan Farel Pasaribu, Kelurahan Parhorasan Nauli, Bobby membawa kabar baik berupa dukungan finansial senilai Rp350 juta untuk percepatan pembangunan rumah ibadah tersebut.

Di hadapan ratusan jamaah yang memadati masjid, Bobby Nasution menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM). Dana sebesar Rp350.000.000 ini dialokasikan secara komprehensif untuk dua fokus utama: renovasi fisik bangunan agar lebih representatif serta penguatan sarana prasarana operasional dakwah selama bulan suci.

"Kami ingin masjid bukan hanya indah secara visual, tetapi juga memberikan kenyamanan maksimal bagi warga untuk beribadah dan bermusyawarah," ujar Bobby Nasution. Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan amanah pemerintah provinsi untuk mendukung kemakmuran masjid di wilayah Sumatera Utara.

Tak berhenti di masjid, rombongan Gubernur kemudian bergerak menuju kediaman Keluarga Besar Siantar Bersatu (KBSB). Kunjungan ini menjadi momen krusial untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dengan organisasi kemasyarakatan yang selama ini menjadi pilar ekonomi dan harmoni sosial di Siantar.

Dalam pertemuan akrab tersebut, Bobby memberikan apresiasi tinggi terhadap peran aktif warga KBSB dalam menjaga kerukunan antar-etnis. Ia menyebut Pematangsiantar sebagai potret kota toleransi yang harus terus dijaga kekuatannya melalui kolaborasi antara pembangunan rumah ibadah dan penguatan modal sosial.

Rangkaian kegiatan Safari Ramadan ini mengirimkan pesan kuat bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari terjaganya silaturahmi dan harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.

 

Sumber:

Berita Terkait