Kapal Terbalik di Perairan Batam Tewaskan 3 Kru, Pihak Agensi Janji Tanggung Jawab Penuh
Manajemen PT Pradana Samudra Lines bertanggung jawab penuh atas insiden kapal tugboat terbalik di Batam yang menewaskan tiga kru, termasuk pemberian santunan dan asuransi.-Foto:Ilustrasi/Unsplash@Yevhen Buzuk-
SUMUT.DISWAY.ID - Insiden tragis menimpa sebuah kapal tugboat di perairan galangan PT ASL Shipyard, Batam, yang mengakibatkan tiga orang kru meninggal dunia. Menanggapi musibah tersebut, manajemen PT Pradana Samudra Lines selaku agensi penyedia kru menegaskan bahwa seluruh awak kapal telah bekerja sesuai Standard Operating Procedure (SOP) dan berkomitmen memberikan pertanggungjawaban menyeluruh kepada para korban.
Manajer Agensi PT Pradana Samudra Lines, Moh Fatur Akbar, mengungkapkan bahwa saat kejadian terdapat lima orang kru di atas tugboat tersebut. Kapal sedang menjalankan tugas assist atau membantu mendorong kapal lain untuk proses merapat ke dermaga. Namun, faktor alam berupa arus laut yang kuat dan angin kencang membuat kapal kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik.
"Posisi tiga korban yang meninggal dunia saat itu berada di dalam kapal, sehingga kesulitan menyelamatkan diri ketika air mulai masuk. Sementara dua kru yang selamat kebetulan sedang berada di luar kabin untuk memperbaiki tali," ujar Fatur di Batam, Sabtu (7/3/2026).
Pihak perusahaan menegaskan posisi mereka sebagai manajemen pengelola kru, bukan agen pelayaran. Oleh karena itu, hubungan kerja para kru terikat langsung melalui kontrak dengan PT Pradana Samudra Lines. Fatur memastikan bahwa perusahaan tidak akan lepas tangan dan telah menyiapkan seluruh hak para korban, mulai dari asuransi hingga santunan kematian.
Selain memberikan kompensasi finansial, pihak manajemen juga menanggung seluruh biaya pemakaman para korban, baik yang berlokasi di Batam maupun di luar kota. Saat ini, komunikasi dengan pihak keluarga korban telah terjalin dengan baik dan seluruh jenazah rencananya akan dimakamkan di Batam sesuai koordinasi terakhir.
Terkait kondisi kru yang selamat, manajemen mengonfirmasi bahwa mereka kini tengah menjalani perawatan intensif. Meskipun kondisi fisik berangsur membaik, para penyintas masih mengalami trauma berat akibat kecelakaan laut tersebut. Perusahaan berjanji akan terus mendampingi proses pemulihan hingga mereka benar-benar siap untuk kembali beraktivitas.
Sumber: