Bobby Nasution Hibahkan Rp500 Juta ke Masjid Agung Palas, Tekankan Program Sosial
Gubernur Sumut Bobby Nasution menyerahkan hibah Rp500 juta ke Masjid Agung Al Munawaroh Padanglawas. Ia meminta 40 persen dana digunakan untuk kesejahteraan jemaah dan mencontoh pengelolaan Masjid Jogokariyan Yogyakarta.-Foto:IG@bobbynst-
SUMUT.DISWAY.ID - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyerahkan hibah sebesar Rp500 juta kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Agung Al Munawaroh, Kabupaten Padanglawas. Bantuan tersebut disalurkan dalam rangkaian Safari Ramadan, Senin, 2 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Bobby menegaskan bahwa pembangunan masjid tidak boleh berhenti pada aspek fisik semata. Ia mendorong agar dana hibah digunakan dengan komposisi 60 persen untuk pembangunan fisik dan 40 persen untuk mendukung kesejahteraan jemaah serta masyarakat sekitar.
“Mudah-mudahan bantuan ini cukup. Kami harap selain bangunannya bagus, kesejahteraan jemaah dan masyarakat sekitar juga terjamin. Enam puluh persen untuk fisik, empat puluh persen untuk kesejahteraan,” ujarnya.
Soroti Masalah Sosial di Sekitar Masjid
Bobby menilai selama ini banyak masjid lebih fokus memperindah bangunan tanpa menyentuh persoalan sosial yang ada di lingkungannya. Padahal, menurut dia, fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat.
Ia mencontohkan masih adanya warga yang terjerat pinjaman online, kesulitan membeli kebutuhan dasar, hingga tidak mampu membayar listrik, meskipun tinggal di sekitar masjid.
“Jangan sampai masjidnya megah, tetapi di sebelahnya ada jemaah yang anaknya menangis karena tidak bisa beli susu atau rumahnya gelap karena tak mampu bayar listrik,” katanya.
Menurut Bobby, masjid idealnya hadir sebagai solusi atas persoalan tersebut. Karena itu, ia meminta pengurus BKM di Sumatera Utara memperluas peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi umat.
Dorong Studi Banding ke Yogyakarta
Dalam kesempatan itu, Bobby juga menyarankan pengurus masjid di Sumatera Utara mencontoh pola pengelolaan Masjid Jogokariyan yang dikenal aktif dalam program pemberdayaan jemaah.
Ia menilai masjid tersebut berhasil memadukan fungsi ibadah dengan pengelolaan keuangan yang transparan serta program sosial yang terukur.
“Kalau memungkinkan, Ketua BKM bisa ke Yogyakarta melihat bagaimana Masjid Jogokariyan mengelola masjidnya hingga benar-benar makmur,” ucapnya.
Harapan untuk Peran Masjid yang Lebih Luas
Hibah Rp500 juta tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat infrastruktur Masjid Agung Al Munawaroh, tetapi juga mendorong lahirnya program nyata yang menyentuh kebutuhan warga sekitar. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ingin memastikan masjid menjadi pusat pembinaan moral sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dengan pendekatan itu, Bobby berharap masjid di Sumatera Utara mampu bertransformasi menjadi ruang ibadah yang hidup, inklusif, dan berdaya guna bagi umat, bukan sekadar bangunan megah tanpa dampak sosial yang nyata.
Sumber: