Pantang Menyerah! Eko Purdjianto Tetap Optimis Bawa PSMS Medan Tembus Papan Atas
Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto tetap optimis tembus papan atas Grup A meski telan dua kekalahan beruntun.-Foto:IG@psmsmedan-
SUMUT.DISWAY.ID – Meski baru saja menelan pil pahit berupa dua kekalahan beruntun, nakhoda PSMS Medan, Eko Purdjianto, enggan mengibarkan bendera putih. Pelatih tim "Ayam Kinantan" tersebut menegaskan bahwa peluang anak asuhnya untuk bersaing di jajaran elite Grup A Pegadaian Championship 2025/2026 masih terbuka lebar.
Rentetan hasil negatif ini bermula saat PSMS takluk 0-2 dari Persekat Tegal, yang kemudian berlanjut dengan kekalahan tipis 1-2 dari FC Bekasi City di Stadion Patriot Candrabhaga, Sabtu (28/2/2026) malam. Akibatnya, posisi PSMS di klasemen sementara harus melorot ke peringkat keenam dengan koleksi 29 poin dari 21 laga yang telah mereka jalani.
Enam Laga Sisa Jadi Penentu
Eko Purdjianto menilai situasi klasemen saat ini masih sangat dinamis. Dengan enam pertandingan tersisa di musim reguler, peluang untuk merangsek kembali ke posisi atas dan memburu tiket promosi ke Super League tetap nyata.
"Ke papan atas kan masih ada enam pertandingan. Jadi tetap ada kemungkinan besar kita bisa bersaing. Semua tim di grup ini saling mengalahkan dan bisa dikalahkan. Tinggal bagaimana kita fokus dan jangan sampai lengah," ungkap Eko dengan nada optimis.
Ketatnya persaingan di Grup A membuat setiap laga memiliki tingkat kesulitan yang sama rata. Menurutnya, konsistensi dan konsentrasi tinggi menjadi kunci utama bagi PSMS jika ingin mengakhiri tren negatif ini sesegera mungkin.
Evaluasi Total dan Harapan Fair Play
Selain fokus pada pembenahan internal, Eko juga menyinggung pentingnya kualitas kepemimpinan wasit di sisa musim ini demi menjaga muruah kompetisi. Namun, ia menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah memperbaiki penyelesaian akhir dan mental bertanding para pemain yang sempat goyah.
Selama masa jeda, tim pelatih berencana melakukan evaluasi menyeluruh agar PSMS tidak lagi membuang poin di momen-momen krusial. Bagi Eko, enam pertandingan ke depan adalah partai final yang harus dimaksimalkan demi menjaga asa tim kebanggaan warga Medan ini finis di posisi terbaik.
Sumber: